SuaraSumut.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur mencatat ada 3.519 warga dari 1.036 keluarga yang mengungsi akibat banjir.
"Ribuan warga tersebut mengungsi ke rumah kerabat maupun meunasah dan masjid yang posisinya lebih tinggi dan tidak terendam banjir," kata Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur Ashadi, melansir Antara, Senin (28/2/2022).
Ashadi mengatakan, titik pengungsian warga antara lain di Desa Alue Mirah, Kecamatan Indra Makmur, ada 140 warga dari 35 keluarga, di Kecamatan Julok, meliputi Desa Julok Tunong, ada 950 warga dari 300 keluarga.
Desa Paya Bukong ada 70 warga dari 25 keluarga, Desa Blang Uyok 155 warga dari 60 keluarga. Kecamatan Darul Aman meliputi Gampong Keude, ada 65 warga dari 15 keluarga.
Baca Juga: Prediksi Madura United vs Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 Malam Ini
Kecamatan Ranto Pereulak meliputi Desa Punting Payong 445 warga dari 112 keluarga, Desa Mata Ie 60 warga dari 15 keluarga, Desa Alue Bate 120 warga dari 58 keluarga, Desa Seumali ada 120 warga dari 30 keluarga, dan Desa Seumanah Jaya 180 warga dari 45 keluarga.
Kemudian Kecamatan Pereulak Timur meliputi Desa Kuala Pateng dengan pengungsi 264 warga dari 211 keluarga, Desa Babah Kreung sebanyak 156 warga dari 39 keluarga.
"Desa di Seunebok Lapang sebanyak 50 keluarga. Sedangkan untuk warga masih dalam pendataan, Desa Alue Tho ada 81 warga dari 20 keluarga, Desa Seunbok Punti 48 warga dari 12 keluarga, Desa Seunebok Tengoh sebanyak 40 warga dari 10 keluarga," jelasnya.
Sedangkan di Kecamatan Peudawa meliputi Desa Meunasah Kreung sebanyak 200 warga dari 65 keluarga, Desa Asan Ramphak sebanyak 12 warga dari tiga keluarga. Dan Kecamatan Madat meliputi Desa Lueng Sa dengan 407 warga mengungsi dari 103 keluarga.
"Untuk warga terdampak banjir lainnya dan bertahan di rumah masing-masing mencapai 15.360 jiwa dari 4.234 keluarga. Kami ingatkan masyarakat yang masih bertahan di rumah untuk mewaspadai banjir susulan," kata Ashadi.
Baca Juga: Paman Miyono Suryosardjono Meninggal Dunia, Presiden Jokowi Dijadwalkan Takziah ke Solo
Berita Terkait
-
Tornado Dahsyat Landa AS: 7 Tewas, 55 Juta Terancam! Banjir Bandang Mengintai
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
Fantastis! Total Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Ternyata Tembus Rp1,7 Triliun
-
Pemerintah Bentuk Tim Mitigasi, Cegah Banjir Besar Jabodetabek dan Cianjur Terulang
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Pemprov Sumut Target Peremajaan Sawit Rakyat 11.000 Hektare, Ini Alasannya
-
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Aceh Selatan, 644 Warga Terdampak
-
Perwira Polisi di Labusel Sumut Dituding Pesta Narkoba saat Lebaran 2025, Ini Faktanya
-
KAI Tambah Kursi Penumpang Rute Medan-Rantau Prapat untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Viral Sepeda Motor Masuk Tol Medan-Kualanamu, Pengendara Mengaku Ikuti Maps