SuaraSumut.id - Wali Kota Medan Bobby Nasution mengecek saluran drainase yang ada di kawasan Jalan Balai Kota, Selasa (1/3/2022) malam. Pasalnya, belakangan ini terdapat genangan air di kawasan itu.
Bobby Nasution menemukan adanya masalah pada subdrain di jalan tersebut. Subdrain ini merupakan sistem drainase di bawah permukaan yang berfungsi mempercepat pengaliran air agar menggenang di atas permukaan tanah.
Dinas Pekerjaan Umum pun melakukan pembongkaran subdrain dan membuat ulang peta drainase yang ada di seputaran Lapangan Merdeka.
Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, Topan OP Ginting mengaku, saat ini pihaknya tengah melakukan pembongkaran guna mengatasi masalah yang terjadi pada subdrain.
Perbaikan subdrain ini sangat berpengaruh pada pekerjaan perbaikan jalan yang tengah dilakukan Dinas PU Medan.
"Saat ini kita juga tengah melakukan perbaikan jalan, mulai dari Simpang Jalan Balai Kota hingga Simpang Putri Hijau sepanjang 646 meter. Perbaikan subdrain tentu sangat berpengaruh bagi hasil perbaikan jalan," katanya, Rabu (3/3/2022).
Ia mengaku, mungkin terdapat celah-celah pada subdrain akibat kebocoran maupun pergeseran, sehingga tanah di bawah tergerus air. Hal inilah yang mengakibatkan tanah turun atau bahkan anjlok.
"Subdrain ini harus diperbaiki agar setelah pengaspalan Jalan Balai Kota yang merupakan jalan utama ini tidak tergenang air dan bergelombang lagi," ungkapnya.
Topan mengatakan, pekerjaan yang dilakukan di jalan protokol ini sedikit banyak menyebabkan gangguan kemacetan lalu lintas. Untuk itu, pihaknya meminta maaf dan pengertian masyarakat yang melalui jalan itu.
Baca Juga: Pesan di Aplikasi Online, Warganet Mengeluh Penampakan Ayam Goreng Crispy Ini Tak Sesuai Harapan
"Pekerjaan yang dilakukan tentu mengganggu kenyamanan pengguna jalan, karena itu kami minta maaf. Mudah-mudahan setelah pekerjaan ini selesai, warga akan bisa menikmati kondisi jalan yang lebih baik daripada sebelumnya," katanya.
Disoal waktu penyelesaian pekerjaan, Topan mengatakan, pihaknya berusaha secepatnya. Dirinya mengaku, faktor cuaca juga mempengaruhi waktu penyelesaian pekerjaan.
"Karena itu harus dilakukan secara hati-hati dengan berkoordinasi dengan pihak pemilik utilitas," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pemkab Pasuruan Anggarkan Rp57 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak, Dikerjakan Mei 2022
-
DPRD Cianjur Minta Perbaikan Jalan Provinsi Tidak Tambal Sulam dan Selesai Sebelum Lebaran
-
Perbaikan Jalan Aman dan KS Tubun di Kapuas Hulu, Butuh Anggaran Rp6 Miliar
-
Tahun Ini Perbaikan Jalan di Tabanan Akan Dilanjutkan Dengan Total Anggaran Rp 42 Miliar
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan
-
Balita di Langkat Dianiaya Ayah Tiri, Pelaku Ditangkap
-
Geger! Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Sungai Langkat, Polisi Selidiki
-
Promo Alfamart Hari Ini 8 Mei 2026, Diskon Hemat Camilan hingga Minuman
-
Pria di Simalungun Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Dipicu Diputuskan Pacar