SuaraSumut.id - Polisi melakukan penyelidikan terkait puluhan warga di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut) diduga keracunan gas dari PT SMGP.
"Hari ini kami akan mulai penyelidikannya," kata Kapolres Madina, Kapolres Madina AKBP HM Reza Chairul, melansir digtara.com--jaringan suara.com, Senin (7/3/2022).
Ia mengatakan, korban diduga keracunan bertambah menjadi 58 orang. Para korban dirawat di Rumah Sakit Mandailing Natal dan Permata Madina.
Sebanyak 13 korban keracunan merupakan anak-anak dan 45 lainnya merupakan orang dewasa.
"Korban bertambah menjadi 58 orang," ungkapnya.
Reza mengatakan, lokasi pemukiman warga yang keracunan dengan lokasi pengerjaan berjarak kurang lebih 300 meter.
"Pihak perusahaan sedang membuka sumur baru. Jadi dilakukan pengetesan sumur tersebut," ungkapnya.
Sebelumnya, Bupati Madina H.M Jafar Sukhairi Nasution meminta agar pihak perusahaan bertanggung jawab. Sebab ini bukan yang pertama kalinya.
"Kejadian terulang ke dua kalinya. Saya berharap pihak perusahan ikut bertanggung jawab terhadap saudara kita yang menjadi korban. Patut juga perusahaan mempertimbangkan terkait kondisi masyarakat di sekitar kegiatan. Apakah pihak perusahaan melakukan relokasi," katanya.
Baca Juga: 4 Tips Melamar Kerja bagi Kamu yang Lulus Terlambat
Ia mengatakan, sampai detik ini belum ada korban meninggal dunia. Selain itu, Sukhairi menyerahkan penanganan kasus itu ke polisi.
"Kita tetap memonitor apakah ada korban lagi. Kita belum tahu apakah ini kelalaian perusahan atau murni ini faktor alam. Namun kita serahkan ke pihak terkait. Ini ditangani secara serius," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap
-
Ratusan Ojol Kepung Kantor Debt Collector di Medan Gegara Motor Rekan Ditarik Paksa
-
Sinergi Imigrasi Belawan-Ombudsman, Wujud Kepastian Layanan dan Hukum
-
Banjir Bandang Terjang Tapanuli Utara: 4 Rumah Hanyut, 18 Rusak Berat