SuaraSumut.id - Mantan Dubes RI untuk Ukraina Prof Yuddy Chrisnandi mengatakan, sembilan orang TKI asal Binjai berada di lokasi zona perang di Ukraina.
Mereka berada di sebuah pabrik di Chernihiv yang berada di tengah-tengah antara Kiev dan perbatasan Belarusia.
Demikian dikatakan Yuddy saat hadir dalam pertemuan teleconference dengan pihak keluarga TKI asal Binjai, Senin (7/3/2022).
"Kita sudah dengar kabar kalau ada sembilan WNI yang berada di sana. Sebenarnya kalau jarak dari Chernihiv ke Kiev tidak terlalu jauh, hanya dua jam," katanya.
Baca Juga: Catat Tanggalnya, Xiaomi Luncurkan Seri Redmi Note 11 ke Indonesia pada 15 Maret
Chernihiv merupakan jalur masuk pasukan Rusia dari arah utara Belarusia, sehingga untuk melewati jalur itu memerlukan waktu.
"Karena di luar pabrik situasi jauh lebih berbahaya dari dalam pabrik. Pabrik itu bukan instalasi militer dan bukan merupakan objek serangan pertempuran. Jadi Insya Allah relatif aman," katanya.
Ia membeberkan, tiga hari yang lalu Kedubes Indonesia melalui Direktorat Jenderal Amero sudah melakukan koordinasi dengan staf yang ada di Kiev untuk menjemput WNI.
Hal itu dilakukan agar WNI ditempatkan di lokasi aman. Namun demikian, jalur itu tidak diizinkan oleh pemerintah Ukraina karena diberlakukan darurat militer dan jam malam.
"Karena dikhawatirkan akan terjadi medan pertempuran dan terjebak di sana. Namun, pemerintah Indonesia dengan segera menjemput mereka," ucapnya.
Yuddy meyakini para TKI asal Binjai akan pulang dengan selamat. Sebab, pihak dari Kedubes Moskow sedang mengupayakan jalur evakuasi kemanusiaan dari Chernihiv ke Belarusia, dan akan dibawa ke daerah aman di Rusia untuk pulang ke Indonesia.
Baca Juga: Hari Perempuan Internasional, Ribuan Buruh Bakal Geruduk Gedung DPR Selasa Esok Bawa 8 Tuntutan
"Semua yang kita hubungi secepat mungkin menjemput mereka agar bisa keluar. Saya yakin mereka pulang dengan selamat," tukasnya.
Berita Terkait
-
Warung Nasi Goreng Binjai, Tempat Kuliner Malam Penuh Rasa di Pekanbaru
-
Tol di Sumatera, Kalimantan, dan Bali Dipadati Kendaraan! Ini Pemicunya
-
Reporter TV Pro-Putin Tewas Diledakkan Ranjau di Perbatasan Rusia-Ukraina
-
Serangan Drone Rusia Hantam Kampung Halaman Zelenskiy Usai Negosiasi Damai
-
Gedung Putih Klaim Kesepakatan dengan Rusia dan Ukraina, Zelensky: Moskow Berbohong!
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
Terkini
-
Pemprov Sumut Target Peremajaan Sawit Rakyat 11.000 Hektare, Ini Alasannya
-
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Aceh Selatan, 644 Warga Terdampak
-
Perwira Polisi di Labusel Sumut Dituding Pesta Narkoba saat Lebaran 2025, Ini Faktanya
-
KAI Tambah Kursi Penumpang Rute Medan-Rantau Prapat untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Viral Sepeda Motor Masuk Tol Medan-Kualanamu, Pengendara Mengaku Ikuti Maps