SuaraSumut.id - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan, masalah sengketa lahan PT KAI di Sumatera Utara (Sumut), harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan Mahkamah Agung (MA).
Koordinasi dan konsultasi itu diperlukan demi mendapat informasi mengenai status hukum lahan yang menjadi sengketa.
"Saya ingin melakukan komunikasi dulu dengan MA, apakah kemudian nanti pihak yang bersengketa akan mengajukan peninjauan kembali (PK) atau tidak. Sehingga saya tahu persis jangan sampai nanti ada posisi dari KAI bahwa ini sudah final, karena ini belum tentu," kata Andika, melansir Antara, Kamis (10/3/2022).
Andika Perkasa mengingatkan jajaran direksi PT KAI bahwa urusan sengketa lahan harus diselesaikan dengan cara yang hati-hati.
"Kita tidak bisa serta merta mengeksekusi sebelum masalah ini (dianggap selesai, red). Menurut MA itu memang ujungnya dia (MA). Untuk itu, kita perlu hati-hati kalau proses (hukum) sedang berjalan kita tidak bisa begitu saja mengeksekusi," katanya.
Komisaris PT KAI Rochadi menyampaikan terima kasih kepada Panglima TNI karena perhatiannya atas kasus sengketa lahan itu.
Direktur Keselamatan dan Keamanan PT KAI John Roberto menyampaikan, lahan sengketa itu dikuasai pihak swasta.
Sejauh ini proses hukum terkait sengketa lahan PT KAI dengan pihak swasta telah melalui proses peradilan, mulai dari pengadilan negeri sampai kasasi di Mahkamah Agung.
Hasil kasasi harus dipastikan telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) karena jika belum maka saat ini masih status quo.
Baca Juga: Link Live Streaming Real Madrid vs PSG di Liga Champions
Berita Terkait
-
Terbukti Korupsi Pembebasan Lahan Tol, Eks Kades Bojong Minggir Divonis 1 Tahun 6 Bulan
-
Manfaatkan Lahan Sempit Depan Rumah Untuk Bercocok Tanam
-
Lahan Perumahan Arira Garden Batam Ditetapkan Jadi Hutan Lidung, Tak Bisa Balik Nama, Pengembang Lapor ke DPRD
-
Mengerikan Penampakan Hutan Adat Rusak Akibat Pembukaan Lahan Sawit di Jayapura
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terkini
-
Tragedi Dini Hari di Aceh Timur: Dua Warga Kampar Tewas Usai Motor Dihantam Ford Everest
-
'Sini Tasmu, Kutikam Kau', Teror Begal Angkot di Medan Berakhir Penangkapan, Rekannya Buron
-
BGN Ungkap Jenis Makanan yang Berisiko Bikin Keracunan
-
Bulog Sumut Pastikan Stok Beras Aman 4 Bulan
-
Sepatu Branded Cepat Rusak Saat Musim Hujan? Ini Cara Menyelamatkannya Sebelum Terlambat