SuaraSumut.id - Sebanyak 174 keuchik (kepala desa) di Kabupaten Nagan Raya, menghabiskan Rp 835,2 juta untuk menjahit baju seragam pelantikan.
Dana itu diduga bersumber dari dana desa. Pelantikan sudah berlangsung pada pertengah Februari 2022.
Kepala Bidang Pemberdayaan Mukim dan Gampong pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Pengendalian Penduduk, dan Pemberdayaan Perempuan (DPMGP4) Kabupaten Nagan Raya, Said Mudhar membenarkan adanya pengadaan baju seragam pelantikan keuchik itu.
"Memang benar ada pengadaan baju tersebut, namun itu sifatnya pribadi (kepala desa)," katanya, melansir Antara, Kamis (10/3/2022).
Ia mengaku, pengadaan baju pelantikan tidak dianggarkan melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Nagan Raya tahun 2022.
Seorang kepala desa berinisial M mengaku, pengadaan baju pelantikan diarahkan oleh pihak terkait. Agar mengalokasikan anggaran Rp 4,8 juta per kepala desa.
"Kami diminta menyetorkan uang Rp 4,8 juta per kepala desa untuk menjahit baju seragam ini," tukasnya.
Berita Terkait
-
Jelang Pelantikan, Baliho Ucapan Selamat Bekerja Andi Sudirman Ramai di Jalan Raya
-
Link Live Streaming Pelantikan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman
-
Istana Pastikan Pelantikan Kepala Otorita IKN Siang Nanti Disiarkan Secara Live Streaming
-
Bambang Susantono Dikabarkan Bakal Pimpin IKN Nusantara, Pelantikan akan Dilakukan Jokowi Kamis Besok
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC