SuaraSumut.id - Polisi bakal memanggil sosok yang diduga guru Indra Kenz di Binomo, bernama Fakar Suhartami Pratama atau Fakarich.
Demikian dikatakan Dirtipideksus Mebes Polri Brigjen Whisnu Hermawan Februanto, melansir digtara.com--jaringan suara.com, Selasa (15/3/2022).
"Sesuai jadwal Fakar Suhartami Pratama dipanggil pekan depan," katanya.
Pemeriksaan Fakar di Mabes Polri diduga terkait dengan tersangka Indra Kenz yang sebelumnya sudah ditahan.
Sebelumnya, dua warga yang menjadi korban penipuan terkait Binomo dan Quotex mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumut, Senin (14/3/2022).
VA merupakan korban aplikasi Binomo yang mengalami kerugian mencapai 250 Juta. Ia melaporkan J dengan laporan nomor: STTLP/472/III/2022/SPKT/POLDA SUMUT.
Sedangkan RM mengalami kerugian mencapai 380 Juta. Ia melaporkan F dengan laporan nomor: STTLP/B/471/III/2022/SPKT/POLDA SUMUT.
Kuasa hukum korban Dongan Nauli Siagian mengatakan, selain dua orang kliennya kemungkinan ada lagi yang menyusul.
"Yang tergabung dalam grup korban afiliator ada 400 orang untuk Sumatera Utara," katanya.
Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Sebut Wisatawan Asing Mulai Dominasi Pariwisata Bali
Donga mengatakan, kedua kliennya sudah bermain aplikasi Binomo dan Qoutex sejak September 2021.
"Ada yang mulai dari Agustus dan yang satu lagi pada September," katanya.
Ia menjelaskan, orang yang dilaporkan merupakan rekan Indra Kenz yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Korban VA mengaku, awalnya tergiur ikut gabung aplikasi Binomo karena melihat konten YouTube J alias N. Dirinya berharap laporannya di tanggapi dengan baik oleh pihak kepolisian.
Tag
Berita Terkait
-
Sosok Diduga Guru Indra Kenz di Binomo Menghilang, Renovasi Rumah Mewahnya di Medan Tetap Lanjut
-
Soal Kolaborasi Bikin Lagu Bareng Indra Kenz, Begini Pengakuan KPK
-
Video Indra Kenz Saat "Di-Endorse" KPK Jadi Buruan Warganet, Nyanyikan Lagu Bertema Anti Korupsi
-
Sosok yang Diduga Guru Indra Kenz Diungkap Netizen, Kini Menghilang Tanpa Jejak
-
Soal Aplikasi Binomo, Fakar Juga Dilaporkan ke Polda Sumut
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Layanan Pegadaian Hadir di Mandrehe Nias Barat
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini