SuaraSumut.id - Harga ikan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Kabupaten Aceh Timur, turun drastis. Harga ikan dari sebelumnya Rp 25 ribu per kilogram menjadi Rp 10 ribu per kilogram.
"Harga ikan turun dari biasanya. Sejak kemarin hingga hari ini terjadi banjir ikan," kata Rahmad, nelayan di PPN Idi, melansir Antara, Selasa (29/3/2022).
Hal itu juga akibat cuaca kian bersahabat di Perairan Selat Malaka, yang membuat tangkapan ikan meningkat menjadi dua kali lipat.
"Tangkapan ikan melimpah terutama ikan tongkol, sehingga harga ikan itu turun drastis," katanya.
Kepala UPTD PPN Idi Ermansyah mengatakan hasil tangkapan ikan di PPN Idi dalam dua hari terakhir meningkat dari 80 ton menjadi 150 hingga 200 ton per hari.
"Dalam dua hari ini cuaca di laut menggembirakan nelayan. Harapan kami harga ikan stabil, sehingga nelayan lebih bahagia," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan