SuaraSumut.id - Sebanyak 2.680 kursi kereta api untuk mudik Lebaran 2022 di Sumatera Utara (Sumut), terjual. Penjualan tiket itu untuk keberangkatan periode 22 April hingga 13 Mei 2022.
Demikian dikatakan oleh Manajer Humas KAI Sumut Mahendro Trang Bawono, melansir Antara, Minggu (10/4/2022).
"Sejak layanan penjualan tiket Lebaran dibuka 1 April, pembelian tiket mudik Lebaran terus meningkat," katanya.
Ia berharap, pemesanan terus meningkat karena manajemen menyiapkan sebanyak 16.770 tempat duduk. Pihaknya menetapkan masa angkutan Lebaran mulai H-10 hingga H+10 Lebaran.
"Kebijakan penjualan tiket kereta api mulai H-45 sebelum keberangkatan dari H-30 sebelumnya dilakukan untuk memberikan keleluasaan masyarakat dalam merencanakan perjalanannya dengan kereta api," ungkapnya.
Sesuai aturan dari pemerintah, kapasitas yang ditetapkan untuk KA antarkota sebesar 100 persen dan untuk KA lokal 70 persen.
Sejak sejak 5 April pihaknya menerapkan persyaratan baru bagi pelanggan yang hendak menggunakan moda transportasi kereta api itu.
Pelanggan KA antarkota yang telah mendapatkan vaksin ketiga (booster) tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif swab antigen dan PCR pada saat proses boarding.
Adapun calon penumpang yang masih divaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR 3x24 jam.
Baca Juga: Kebakaran di Dusun Sulawesi, 4 Rumah Ludes
"Kalau belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dari rumah sakit pemerintah dengan hasil negatif swab PCR," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak