SuaraSumut.id - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong akan memberikan sanski kepada Ramai Rumakiek yang mengabaikan panggilan untuk gabung ke skuad Garuda Muda.
Shin Tae-yong telah memanggil 29 pemain untuk pemusatan latihan di Korea Selatan. Dari 29 nama yang dipanggil para pemain abroad masih belum bergabung.
Selain itu ada satu nama yang mengabaikan pemanggilan timnas Indonesia U-23, yakni Ramai Rumakiek. Hal itu membuat wonderkid Persipura Jayapura itu tak akan main di SEA Games 2021.
"Rumakiek tidak bisa main di SEA Games 2021. Kami sudah melayangkan surat pemanggilan, dia tidak respons sama sekali, jadi saya harus berikan sanksi kepada Rumakiek," ucap pelatih asal Korea Selatan dikutip dari situs resmi PSSI, dikutip dari Suara.com, Senin (18/4/2022).
Pelatih berusia 51 tahun tersebut kemudian mengatakan untuk pemain aboard masih belum ada konfirmasi. Ia menjelaskan beberapa pemain yang mungkin bisa gabung ke Korea Selatan, dan ada juga yang bisa langsung ke SEA Games 2021.
Sementara itu, Shin Tae-yong mempromosikan tiga pemain dari timnas Indonesia U-19 ke skuad Garuda muda. Mereka adalah Cahya Supriadi, Muhammad Ferrari, dan Kakang Rudianto.
Hal itu membuat total pemain yang kini mengikuti pemusatan latihan di Korea Selatan ada 25 nama. Skuad ini difokuskan untuk SEA Games 2021.
Adapun timnas Indonesia U-23 sendiri tergabung di Grup A SEA Games 2021 bersama tuan rumah Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste.
Baca Juga: Abaikan Panggilan Timnas Indonesia U-23, Ramai Rumakiek Disanksi Shin Tae-yong
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak