SuaraSumut.id - Video sejumlah petugas Satpol PP mengeroyok seorang pria di Pasar Kota Gunungsitoli, Nias, Sumatera Utara (Sumut) viral di media sosial (medsos).
Dari pantauan SuaraSumut.id, Sabtu (23/2022) siang, terlihat petugas Satpol PP yang berjumlah lebih dari lima orang menghajar korban yang merupakan seorang pedagang hingga jatuh tersungkur ke tanah.
Meski sudah tidak berdaya, anggota Satpol PP itu terus menerus menghajar korban. Salah seorang wanita yang tidak tega melihat kejadian pengeroyokan ini langsung memeluk korban untuk melerai pertikaian.
Setelah berhasil melerai, wanita itu langsung menarik korban dari kerumunan Satpol PP. "Hancurkan, hancurkan," teriak salah seorang pria berpakaian preman sembari memegang bambu ke arah kios dagangan korban.
Warga sekitar langsung melarikan korban meninggalkan lokasi kejadian dengan menaikannya ke atas becak motor.
"Bagaimana tanggapan anda tentang Video ini dan apa tanggapan Walikota Gunungsitoli tentang kejadian ini, sehingga tindakan ini viral di seluruh Indonesia. Semoga korban mendapat keadilan sesuai hukum yang berlaku di NKRI," tulis pengunggah video lewat akun facebook @Bang Rilas.
Ia mengatakan kejadian pengeroyokan ini terjadi, Jumat (22/4/2022) kemarin di lokasi sekitar Pasar Nou Kota Gunungsitoli.
"Pihak Yang bermasalah : Satpol PP Dan Masyarakat Pedagang Kota Gunungsitoli," tulisnya.
Terkait viralnya video pengeroyokan ini, pihak kepolisian mengaku sedang melakukan penyelidikan.
Baca Juga: Personel Gabungan Jaga Ketat 389 Titik Rawan di Sumut
Paur Subbag Humas Polres Nias Aiptu Yadsen F Hulu mengatakan, korban juga telah membuat laporan ke Polres Nias.
"Laporan dari korban sudah kita terima pada Hari Jum'at tanggal 22 April 2022 sekitar pukul 20.35 WIB di SPKT Polres Nias, dan Sat Reskrim sedang melakukan penyelidikan atas Laporan tersebut," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Jadwal Buka Puasa Kota Medan dan Sekitarnya Hari ini 22 April, Cek di Sini!
-
Cek di Sini, Jadwal Imsak Kota Medan dan Sekitarnya Jumat 22 April
-
Belasan Pasangan Terjaring Operasi Pekat di Tebing Tinggi
-
Identitas Mayat Pria Penuh Luka di Tanjung Balai Terungkap, Ternyata Warga Deli Serdang
-
Sempat Kabur, Pria Ngaku Satpol PP yang Perkosa Gadis di Sumut Ditangkap
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Banjir Bandang Terjang Tapanuli Utara: 4 Rumah Hanyut, 18 Rusak Berat
-
Eks Kadishub dan Kadiskop Medan Didakwa Korupsi Rp 1 Miliar
-
Longsor Terjang Dua Wilayah Sumut dalam Sehari: Jalan Putus 15 Meter, Akses Warga Sempat Lumpuh
-
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah di Sumut Diguyur Hujan Hari Ini
-
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Jumat 24 April 2026