SuaraSumut.id - Polisi mengimbau warga tidak melakukan perjalanan ke Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), jika tidak ada keperluan mendesak. Pasalnya, arus balik di jalur wisata itu sangat padat atau macet.
"Kami imbau untuk menghindari ke Berastagi, jika tidak ada keperluan mendesak. Agar tidak terjebak kemacetan," kata Kapolrestabes Medan Kombes Valentino, melansir Digtara.com--jaringan Suara.com, Jumat (6/5/2022).
Ia menjelaskan, arus balik di jalur Medan-Berastagi menunjukkan peningkatan kendaraan.
Valentino juga mengingatkan agar pemudik tetap patuhi aturan lalu lintas dan tidak ugal-ugalan
"Diharapkan pemudik yang menggunakan jalur wisata Medan-Berastagi tetap patuhi aturan lalu lintas," jelasnya.
Ia menjelaskan, petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas di perbatasan Kabupaten Tanah Karo, tepatnya di Penatapan.
"Petugas tetap bekerja untuk mengatur arus lalu lintas tetap lancar dan pemudik yang pulang merasa aman," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Perluas Layanan Global, BRI Bawa QRIS Cross Border BRImo ke Jaringan Merchant di China
-
Ini Cara Membedakan Kebutuhan dan Keinginan agar Keuangan Tetap Aman
-
Pilu Pasutri Bersujud di Depan Baliho Bobby Nasution, Minta Bantuan Pengobatan Anak
-
Jangan Panik! Ini Cara Mengatur Pengeluaran Saat Rupiah Melemah
-
Benarkah Harga Minyakita Masih Rp15.700 per Liter di Sumut?