SuaraSumut.id - Ketua PSI Kota Binjai, berinisial AR dilaporkan ke polisi oleh seorang wanita atas dugaan pencabulan. Namun, AR membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan tudingan itu tidak benar.
"Atas tuduhan yang ditujukan ke saya, bersama ini secara pribadi saya membantah," katanya melansir Kabarmedan.com--jaringan Suara.com, Minggu (15/5/2022).
AR meminta agar semua pihak dapat menerapkan asas praduga tak bersalah dan menghormati proses hukum yang masih berjalan di kepolisian.
"Tolong kedepankan asas praduga tak bersalah dan belum ada dari ketetapan hukum atas perkara tersebut," katanya.
AR juga meminta agar tidak mengaitkan kasus yang sedang dihadapinya dengan posisinya sebagai ketua partai.
Diberitakan, Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Binjai berinisial AR dilaporkan ke Polres Binjai terkait dugaan pencabulan.
Korban berinisial IP diduga mengalami pelecehan yang dilakukan AP dengan modus dukun mengobati korban yang disebut terkena ilmu hitam.
Informasi dihimpun, peristiwa terjadi akhir tahun 2021. Namun IP membuat laporan pada Februari 2022.
Kasubbag Humas Polres Binjai Iptu Junaidi membenarkan adanya laporan tersebut.
Baca Juga: Bantai Myanmar 6-0, Timnas Futsal Indonesia Jaga Peluang Raih Medali SEA Games 2021
"Laporannya berupa pengaduan masyarakat (Dumas)," katanya kepada SuaraSumut id, Jumat (13/5/2022) malam.
Junaidi mengatakan, pihaknya yang menerima laporan telah memanggil saksi dari korban sebanyak dua kali.
"Tapi belum hadir juga. Jadi belum duduk (perkaranya)," ungkapnya.
Untuk itu, kata Junaidi, pihaknya akan memanggil ulang saksi dari korban.
"Dalam waktu dekat akan kita panggil lagi saksi dari korban. Untuk terlapor belum. Kita lengkapi berkas dulu," tukasnya.
Berita Terkait
-
Heboh Oknum DPRD Sumut Sebut Wartawan yang Beritakan Ketua PSI Binjai Penjilat Bandar Narkoba
-
Golkar, PAN, PPP Berkoalisi Untuk Pemilu 2024, PSI: Kasihan Pak Jokowi Urus Rakyat, Jangan Ditinggal
-
Ketua PSI Binjai Dipolisikan Dugaan Pencabulan, Nezar Djoeli: Kalau Salah Tidak Akan Kita Bela
-
Ketua PSI Binjai Dipolisikan Terkait Dugaan Pencabulan
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan