SuaraSumut.id - Kasus pembunuhan sadis sopir travel yang mayatnya dibakar di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), ternyata terungkap berkat bantuan paranormal alias dukun.
Semua berawal ketika pelaku Marwan (26) bersama istrinya Ariyanti (26) yang turut serta dalam aksi pembunuhan dan perampokan itu, merasa dihantui rasa takut atas perbuatannya.
Lantas, dia pun menemui dukun yang dianggap mampu mengobati rasa cemas yang terus menghantuinya. “Kami dapat kabar kalau Marwan bersama istrinya pergi menemui seorang paranormal. Dia tidak tenang dan merasa terus dihantui karena perbuatannya," kata warga sekitar dikutip dari Digtara.com - jaringan Suara.com, Sabtu (21/5/2022).
Lantas, pelaku katanya, menceritakan peristiwa pembunuhan itu kepada sang dukun, termasuk tentang keberadaan mayat sopir yang dibakar dan dikuburnya di samping rumah.
Bukannya mengobati, dukun tersebut kemudian mengabarkan informasi tersebut kepada orang yang berpengaruh di tempat tinggal pelaku.
“Marwan dan istrinya kami tangkap sepulang dari rumah dukun itu dan langsung kami lapor polisi," katanya.
Saat lokasi yang diceritakan Marwan kepada dukun itu digali warga, ditemukan tulang belulang manusia yang merupakan korban kejahatan dari Marwan dan keluarganya.
Penemuan kerangka manusia di Dusun V Parit Rimo, Desa Jati Sari, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat itu sempat menghebohkan warga.
Sebelumnya, teka-teki sosok kerangka manusia yang menggegerkan warga Dusun V Parit Rimo, Desa Jati Sari, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumbar), akhirnya terpecahkan. Kerangka tersebut merupakan sopir mobil rental yang dibunuh sekeluarga.
Baca Juga: Pria Asal Langkat Diniaya hingga Berdarah-darah, Tergeletak di Depan Rumah Warga Binjai
Kerangka tersebut ditemukan di kediaman Marwan Syahputra (26) yang tinggal bersama istrinya Arianti (22). Pemilik rumah itu diduga pelaku pembunuhan tersebut.
Kepada polisi, Marwan Syahputra membenarkan kerangka tersebut merupakan sopir mobil rental yang dibunuhnya. Dia melakukan aksi tersebut bersama kedua orang tuanya.
Menurut Marwan, sekitar tahun 2019, dia dan istrinya bersama Wagimin dan almarhum Leginah (orang tua Marwan) akan pergi ke Blang Kejeren, Aceh Gayo Lues.
“Saat itu, posisi kami berempat di Tanjung Morawa. Kami merental mobil travel jenis Kijang Innova Rebon warna hitam berikut sopir yang akan mengantar kami,” jelasnya dikutip dari Digtara.com - jaringan Suara.com, Jumat (20/5/2022).
Tak hanya ingin merental mobil, Marwan dan keluarganya ternyata sudah punya niat busuk untuk menguasai mobil rental tersebut.
Setelah memesan mobil rental, mereka pun berangkat dari Tembung Pasar 7 Medan, rumah abang ipar Marwan yang bernama Suminan. Setelah itu, berangkatlah menuju Blang Kejeren Aceh Gayo Luwes.
Berita Terkait
-
Geger Penemuan Mayat Tinggal Kerangka di Belakang SPBU Pekanbaru
-
Fakta Perselingkuhan Berujung Maut, Wanita Hilang Usai Pamit Bukber Ternyata Dibunuh
-
Fakta Warga Langkat Murtad Massal, Plt Bupati: Tendensius, Ada yang Menggoreng
-
Penjelasan Bupati Langkat soal Adanya Warga Murtad
-
Bupati Langkat soal Warga Murtad: Tidak Benar Massal, Ini Ada yang Menggoreng!
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja