Scroll untuk membaca artikel
Suhardiman
Senin, 16 Mei 2022 | 14:27 WIB
Bupati Langkat Syah Afandin. [Ist]

SuaraSumut.id - Plt Bupati Langkat Syah Afandin buka suara soal kabar adanya warga yang murtad di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut).

Ia membantah kabar banyak warga di Langkat yang murtad. Ia mengaku hanya ada satu orang dan itu bukan warga Langkat asli.

"Berita itu terlampau tendensius," katanya kepada SuaraSumut.id, Senin (16/5/2022).

Syah Afandin yang akrab disapa Ondim ini menyampaikan duduk perkara kasus itu. Awalnya ada seorang wanita muslim inisial N berhubungan dengan pria J (non muslim).

Baca Juga: Jarang Diketahui, Ini 7 Pesepak Bola Asia Terbaik Sepanjang Masa

"Si wanita minggat dari rumahnya, selama lebih kurang enam bulan dan menukar agamanya menjadi Kristen. Menikah di depan pendeta di Pangkalan Brandan," kata Ondim.

Dari penelusuran, kata Ondim, N merupakan warga Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. J lalu berhasil mengganti mengganti KTP nya dengan KTP Langkat.

"Mereka menetap di Pangkalan Susu," kata Ondim.

Seiring berjalannya waktu, kata Ondim, orang tua N menemukan keberadaan anaknya hidup bersama J. Mereka lalu berusaha membawa pulang N.

"Tadinya dinyatakan tidak tahu tentang keberadaan N. Setelah didesak dan terjadi perkelahian antar keluarga, ternyata wanita itu berada di rumah, dan ditarik pulang oleh orang tuanya," jelasnya.

Baca Juga: Mengenal Kahar Muzakkar, Komandan Persiapan TRI yang Memilih Berontak

Sedangkan pihak keluarga J melapor ke Polsek Pangkalan Susu atas dugaan kasus penganiayaan.

Load More