SuaraSumut.id - Kantor Imigrasi Kelas I khusus TPI Batam, Kepulauan Riau, menolak belasan warga negara asing (WNA) masuk Batam sepanjang bulan Januari hingga April 2022.
Kepala Kantor Imigrasi kelas I Khusus TPI Batam Subki Miuldi mengatakan, penolakan itu dilakukan dengan beberapa alasan.
"Ada 15 WNA dari Malaysia dan Singapura yang ditolak izin masuk ke Batam dari Januari hingga April 2022," katanya, Rabu (25/5/2022).
Ada beberapa kriteria WNA tidak diizinkan masuk ke Indonesia, seperti ada di daftar tangkap, masa berlaku paspor kurang, berpenyakit menular, dan sebagainya.
"Apalagi kemarin masih masa pandemi, jadi ada yang tidak diizinkan masuk karena positif Covid-19,” katanya.
Subki mengatakan, pihaknya sangat menyeleksi WNA yang akan masuk ke wilayah Indonesia seperti menggunakan sistem aplikasi yang dimiliki Imigrasi.
Dengan aplikasi itu diketahui jumlah warga asing di suatu perusahaan, tempat tinggal di mana, kegiatannya apa, jenis kelamin, dan kewarganegaraan.
"Jangan sampai orang yang merugikan negara itu masuk ke sini (Batam)," ujarnya.
Begitu juga dengan warga negara Indonesia yang ditolak masuk keluar negeri, seperti Malaysia dan Singapura. Imigrasi mengetahui karena saling berkoordinasi.
Baca Juga: 3 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Orangtua saat Anak Kejang, Termasuk Masukkan Sendok ke Mulut
"Kami diberi informasi Imigrasi Singapura. Biasanya ada pemberitahuan dari Imigrasi di sana (Singapura) kepada kami. Kalau datanya ada sama mereka," tukasnya. [Antara]
Berita Terkait
-
Sebanyak 15 Warga Negara Asing Ditolak Imigrasi Masuk ke Batam, Berikut Alasannya
-
Ada di Mal, Imigrasi Batam Layani Warga Buat Paspor pada Hari Minggu
-
Tugas Pengawasan Pengungsi Luar Negeri di Bandara dan Pelabuhan Diberikan Kepada Imigrasi Makassar
-
Bareskrim Polri Ajukan Pencekalan Lima Tersangka Kasus Robot Trading Fahrenheit ke Imigrasi
-
Heboh UAS Ditolak Singapura, Imigrasi: Tak Ada Masalah Dalam Paspor Mereka
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional
-
Polisi Gerebek Gudang Pinang Narkoba di Deli Serdang, Sita 3 Kg Sabu-10 Ribu Ekstasi
-
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026