SuaraSumut.id - Sebanyak sembilan santri salah satu Pondok Pesantren (Ponpes), di Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara (Sumut), diamankan polisi.
Mereka diduga terlibat dalam pembunuhan terhadap korban AS, santri kelas 2 tingkat Madrasah Tsyanawiyah (MTS).
Kasi Humas Polres Tapsel Briptu Erlangga Nasution mengatakan, korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi luka lebam di sekujur tubuhnya, pada Senin (23/5/2022).
"Dari hasil pemeriksaan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), lebam ditubuh korban akibat kekerasan. Diduga pelaku lebih dari satu orang," katanya, Sabtu (28/5/2022).
Dari penyelidikan yang dilakukan, kata Erlangga, awalnya petugas mengamankan tujuh orang terduga pelaku, Kamis (26/5/2022).
Kemudian, pada hari yang sama petugas kembali mengamankan dua terduga pelaku.
"Dari sembilan terduga pelaku, satu diantaranya dikenai pasal KUHP, karena tidak di bawah umur," ujarnya.
Kekinian petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif kasus tersebut.
Dari penyelidikan sementara diketahui mereka melakukan penganiayaan terhadap korban bersama-sama.
Baca Juga: FK Senica Dilarang Tampil di Liga Slovakia, Nasib Dua Pemain Timnas Bagaimana?
"Peristiwa ini diakibatkan karena HP terduga pelaku hilang," pungkas Erlangga.
Kontributor : Budi warsito
Berita Terkait
-
Irawaty Astana Dewi Tersangka Baru Pembunuhan Ibu dan Anak Terbungkus Plastik di Kota Kupang
-
Kasus Pembunuhan Seorang Anggota TNI AD di Kafe Tokyo Space Masih Misterius, Polisi Panggil 50 Saksi
-
Sudah Periksa 50 Orang Saksi, Kasus Pembunuhan Prajurit TNI AD di Kafe Tokyo Space Belum Juga Terungkap
-
AS Menangkap Pria Irak Atas Rencana Pembunuhan George Bush
-
Menewaskan 5 Warga, Terdakwa Pembunuhan Berantai di OKU Otori Efendi Divonis Hukuman Mati
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Angkasa Pura Aviasi Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan Haji 2026
-
Liburan Luar Negeri Bikin Untung dengan Promo Eksklusif dari BRI World Access
-
Begal yang Lukai Pedagang Mi Pecal Siang Hari di Medan Ditembak
-
Eks Wakapolda Metro Jaya Meninggal Kecelakaan di Medan
-
JK Ungkit Jasa Jadikan Jokowi Presiden, Gibran Pilih Hormat, Bukan Balas