SuaraSumut.id - Terduga pelaku kasus pemerkosa gadis kecil di Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), masih belum ditangkap sejak kasis asusila itu dilaporkan dua pekan lalu.
Kondisi ini menimbulkan kecemasan pada korban yang masih berusia 14 tahun dan keluarganya sendiri.
Sebelumnya, korban mengaku diperkosa tetangganya berinisial DS (22), warga Kecamatan Batu Nadua, Padangsidimpuan.
Aksi bejat itu terjadi pada Jumat (6/5/2022) di Bukit Simarsayang, Kota Padangsidimpuan. Laporan kasus ini tertuang dalam Laporan Polisi nomor STTPLP/B/162/V/2022/SPKT POLRESPADANSIDIMPUAN/POLDASUMATERAUTARA.
Meski sudah dua pekan berlalu, pelaku belum juga ditangkap. Atas kondisi itu, ibu korban, R (40) terpaksa pindah dari kediamannya di Kecamatan Padangsidimpuan Batu Nadua ke Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan. Dia merasa malu dan khawatir anaknya trauma berkepanjangan.
“Sudah empat hari kami pindah ke rumah kakak. Di sana (kediamannya) malu karena diduga pelaku juga masih bebas dan anakku juga khawatir makin takut, ” kata R, dikutip dari Digtara.com - jaringan Suara.com, Minggu (29/5/2022).
Ibu korban berharap agar secepatnya proses keadilan diberikan kepada keluarga dan anaknya.
“Mudah-mudahanlah secepatnya di proses pelakunya, ” katanya.
Baca Juga: Benda Kecil Ini Ditemukan di Rumah Purnawiran di Sumut, Jumlahnya Ratusan, Lihat Nih!
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC