SuaraSumut.id - Polisi menangkap tujuh orang diduga sindikat pencuri sepeda motor jaringan Sumatera Utara (Sumut).
Mereka terdiri dari lima eksekutor dan dua lainnya sebagai pemodal. Ketujuh pelaku yang ditangkap berinisial NK (21), Mar (32) dan AS (40). Mereka merupakan warga Aceh Tamiang.
Kemudian Sop (44), KA alias GB (22), HA (40) dan AS (50) yang merupakan warga Sumatera Utara.
Hal tersebut dikatakan oleh Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali, melansir Antara, Rabu (8/6/2022).
"Mereka merupakan pencuri sepeda motor jaringan Sumatera Utara," katanya.
Dari pelaku disita barang bukti tujuh unit sepeda motor dari berbagai merek dan peralatan lain yang digunakan untuk kejahatan ranmor tersebut.
Ia mengatakan, pengungkapan ini berdasarkan hasil pengembangan kasus. Komplotan ini sudah beraksi sejak 2019.
Dalam aksinya pelaku menggunakan kunci liter T. Target sasarannya adalah kendaraan yang di parkir di halaman kantor dinas maupun rumah.
"Rata-rata barang hasil curian dijual ke Sumatera Utara. Para pelaku eksekutor juga diberi modal operasional oleh penadah setiap akan beraksi," katanya.
Baca Juga: 4 Fakta Malta, Negara Kecil yang Letaknya di Tengah Laut Mediterania!
Pelaku SOP dan KA pertama kali diringkus. Aksi mereka pernah terendus saat beraksi di halaman parkir gedung DPRK Aceh Tamiang dan wajahnya terekam kamera CCTV. SOP merupakan DPO polisi sejak November 2021.
Petugas kemudian melakukan pengembangan dan menangkap HA dan AS di rumahnya. Mereka berperan sebagai pemodal dengan besaran Rp 4-5 juta per orang.
"Mereka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian. Khusus dua pemodal akan dijerat dengan pasal tambahan pemberatan hukuman. Selama ini tidak pernah ada pemodal yang tertangkap," tukasnya.
Berita Terkait
-
Deddy Corbuzier Ungkap Sosok Pria Pencuri Ciuman Pertama Sabrina Choirunnisa
-
Pencuri Satroni Kos-kosan di Medan, Laptop hingga Handphone Raib
-
Uang Hasil Jual Tanah Rp148 Juta Milik Warga Jember Raib Digondol Pencuri
-
Kepergok Saat Congkel Pintu Rumah Warga di Cipinang Melayu, Pencuri Babak Belur Dihajar Massa
-
6 Pencuri Barang Penumpang Pesawat Dibekuk, Koper dan Boarding Pass Jadi Barang Bukti
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
BNI Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematangsiantar
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap
-
Ratusan Ojol Kepung Kantor Debt Collector di Medan Gegara Motor Rekan Ditarik Paksa