SuaraSumut.id - Kabupaten Pidie, Aceh, masuk zona kuning penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Status tersebut ditetapkan setelah 27 ekor sapi di Pidie, terjangkit PMK.
Demikian dikatakan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpang) Pidie, Husen, melansir Antara, Jumat (10/6/2022).
"Saat ini Kabupaten Pidie masuk zona kuning kasus PMK," katanya.
Husen mengatakan, dari 27 ekor sapi yang terjangkit, di antaranya satu ekor dilakukan pemotongan paksa dan enam ekor dalam masa penyembuhan.
"Sedangkan 20 ekor sudah sembuh dari gejala klinis penyakit tersebut," katanya.
Dirinya mengklaim, jika kasus PMK ditangani dengan cepat dan hewannya di karantina, maka tidak akan mewabah ke hewan lainnya.
"Pemilik ternak juga harus mengisolasi ternaknya di masa sekarang, untuk menghindari terserang wabah ini," kata Husen.
PMK termasuk penyakit mudah di obati, seperti pemberian vitamin dan anti biotik biasanya dua sampai tiga hari sudah sembuh.
"Jika hewan terserang PMK, peternak jangan panik tetapi melapor ke petugas atau mantri hewan di daerahnya agar bisa tertangani dengan cepat," ujar Husen.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat dalam upaya menekan penyebaran PMK, peternak tidak melepasliarkan hewan ternaknya.
Berita Terkait
-
Pemerintah Diminta Percepat Distribusi Vaksin Cegah Meluasnya Wabah PMK Jelang Idul Adha
-
PMK Bikin Peternak Tercekik, Harga Sapi Ditawar Lebih Murah dari Modal Awal
-
Harga Sapi di Daerah Turun Hingga Rp5 Juta per Ekor Akibat Wabah PMK
-
Khawatir Hewan Ternak Terjangkit PMK, Pemilik Pilih Tak Jualan Sementara
-
Waspada PMK, Balai Veteriner Lampung akan Periksa Hewan Kurban Idul Adha
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia
-
Imigrasi Sumut Dukung Pengungkapan Penyelundupan Ketamine Senilai Rp3,48 Triliun
-
5 Cara Ampuh Merawat Perabotan Kayu agar Bebas Debu, Tetap Mengilap dan Awet
-
Dari AI yang Menjawab ke AI yang Bertindak
-
BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp1 Triliun, Bidik Optimalisasi Nilai Pemegang Saham