- Penipuan digital meliputi ATO, tautan palsu (phishing), rekayasa sosial, dan penyamaran yang memicu hilangnya data sensitif dan saldo.
- Kasus umum melibatkan permintaan verifikasi palsu setelah transaksi gagal, yang berpotensi menguras saldo dalam waktu kurang dari sepuluh menit.
- Perlindungan akun dilakukan dengan menggunakan aplikasi resmi, tidak mengklik tautan sembarangan, dan menjaga kerahasiaan OTP serta PIN.
SuaraSumut.id - Di era pembayaran nontunai dan dompet digital, penipuan digital berkembang semakin canggih. Modusnya tidak lagi sederhana. Pelaku memanfaatkan kelengahan, kepanikan, bahkan rasa penasaran korban untuk mencuri data pribadi dan mengambil alih akun.
Jika tidak waspada, risiko Account Takeover (ATO), kebocoran data, hingga saldo terkuras habis bisa terjadi dalam hitungan menit. Agar transaksi Anda tetap aman, kenali jenis-jenis penipuan digital yang marak terjadi dan cara mengantisipasinya.
Jenis-Jenis Penipuan Digital yang Wajib Diwaspadai
1. Account Takeover (ATO)
Modus ini terjadi ketika pelaku berhasil mendapatkan informasi sensitif seperti:
• OTP (One Time Password)
• PIN
• Password
• Email terdaftar
Setelah itu, pelaku login dari perangkat lain dan mengganti kredensial keamanan.
2. Phishing Link
Korban menerima tautan palsu melalui:
• SMS
Berita Terkait
-
Nama Rektor Dicatut Kasus Penipuan Mahasiswa Baru, UI Lapor ke Polda Jateng
-
Penting! Tips Menghindari Penipuan Berkedok Rekrutmen Untuk Para Jobseekers
-
Waspada! Ada Penipuan Investasi Aset Kripto, Begini Modusnya
-
6 Tahun Berjuang, Korban KSP Indosurya Sedikit Bernafas Lega Usai Terima Pencairan Dana Pertama
-
Siap-siap Ditagih, BPA Kejagung Bakal Lacak Aset Debitur KSP Indosurya yang Ogah Bayar Utang
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak