SuaraSumut.id - Kenaikan harga cabai merah di pasaran dalam beberapa pekan terakhir dipicu ketersediaan pasokan terbatas. Sementara permintaan meningkat.
"Harga cabai merah tercatat mengalami lonjakan sampai dengan 77 persen," kata Kepala Bank Indonesia Provinsi Aceh, Achris Sarwani, melansir Antara, Kamis (16/5/2022).
Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), pada akhir Mei 2022, harga cabai merah masih berada sekitar Rp 51.350 per kilogram.
Hal ini meningkat signifikan jika dibandingkan dengan harga per tanggal 15 Juni 2022 yang sudah berada sekitar Rp 91.150 per kilogram.
Berdasarkan pantauan harian, peningkatan harga terjadi di Kota Banda Aceh sudah mencapai Rp 98.750 per kilogram.
"Di beberapa titik pasar di Lhokseumawe sebesar Rp 84.750 per kilogram dan Rp60.250 per kilogram di Kota Meulaboh," katanya.
Beberapa pedagang menyatakan persediaan cabai merah mulai menipis dan pasokan yang diterima lebih sedikit dari biasanya.
Selain itu, para pedagang juga mengaku persediaan yang didapat berasal dari luar Aceh, yaitu Sumatera Utara.
Di Sumatera Utara pasokan cabai merah mulai menipis karena masa panen di sejumlah sentra produksi sudah habis.
Baca Juga: Kasus Penganiayaan Pelajar oleh Siswa SMA Pekanbaru Berakhir Damai di Kantor Polisi
"Masa panen cabai merah di Sumut diperkirakan baru akan dimulai di Agustus dengan masa puncak pada September, katanya.
Produksi lokal cabai merah di Aceh juga terganggu akibat cuaca buruk, panasnya suhu udara, sering terembus angin dan kemarau telah menjadi ancaman terhadap pertumbuhan tanaman cabai.
Berita Terkait
-
Dear Emak-emak Pekanbaru, Ini Penyebab Harga Cabai Naik hingga Rp100 Ribu Lebih
-
Makin Pedas, Harga Cabai di Aceh Sentuh Rp 100 Ribu per Kilogram
-
Beli Cabai Hijau Sekarung, Pria ini Malah Kena Tipu Penjual, Pas Dibuka Ternyata Rumput
-
Waspada! Aksi Curang Oknum Penjual Cabai Beri Karung Isi Rumput ke Pembeli
-
Operasi Pasar Murah di Padang, 50 Kg Cabai Merah Ludes 2 Jam dan Minyak Goreng Laku Keras
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Viral 'Rayap Besi' di Medan Nekat Tantang Polisi Duel, Tak Terima Ditegur Curi Kabel
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru
-
Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar
-
BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap