SuaraSumut.id - Pemerintah Kota atau Pemko Banda Aceh didesak untuk menerapkan sistem parkir nontunai atau parkir elektronik.
Desakan ini disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh Teuku Arief Khalifa, melansir Antara, Selasa (21/6/2022).
"Dinas Perhubungan sudah harus mempersiapkan berbagai kelengkapan sistem perparkiran, terutama alat pendukung sistem parkir berbasis elektronik itu," katanya.
Arief mengatakan, parkir elektronik itu seharusnya sudah diterapkan. Hal ini mengingat Qanun (peraturan daerah) tentang Parkir Non Tunai itu telah disahkan setahun lalu.
"Jadi hari ini kita mendesak dinas terkait untuk menguji pelaksanaan sistem parkir tersebut," katanya.
Ia menjelaskan, parkir nontunai perlu segera direalisasikan sebagai langkah memaksimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perparkiran.
Dengan terealisasinya sistem parkir nontunai, selain memudahkan penghitungan juga akan mengurangi potensi kebocoran PAD.
Ia juga meminta pemerintah kota untuk mengkaji mekanisme yang memungkinkan petugas parkir mendapat gaji bulanan.
"Dengan begitu akan lebih menggaransi perekonomian para petugas parkir dibandingkan dengan sistem existing seperti sekarang," katanya.
Baca Juga: Pabrik Baterai Motor dan Mobil Listrik Bakal Menjadi Penyumbang Investasi Terbesar di Kendari
Kepala Dishub Kota Banda Aceh Wahyudi menyampaikan, pihaknya akan menerapkan parkir nontunai di seluruh kawasan di Kota Banda Aceh. Sebagai pilot project atau proyek percontohan diterapkan di Jalan Diponegoro di area Pasar Aceh.
"Kita ingin melihat bagaimana efektivitas dari penerapan sistem ini. Jadi sebelum kita terapkan di seluruh kota, kita ingin melihat dulu berapa potensi parkir yang sebenarnya untuk mengurangi tingkat kebocoran parkir di Banda Aceh," tukasnya.
Berita Terkait
-
Punya Tetangga Tak Tahu Diri, Parkir Mobil hingga Tutupi Jalan Padahal Punya Garasi di Rumah
-
Potret Tempat Parkir Mobil Anti Cibiran Mulut Tetangga, Tak Perlu Bingung Bikin Garasi
-
Sanksi Parkir Mobil Sembarangan: Berani Melanggar? Segini Dendanya
-
Dishub DKI Cari Solusi Agar Parkir di Taman Eco Park Tebet Tidak Membludak
-
Hanya Numpang Parkir Selama 20 Menit, Orang Ini Syok saat Melihat Kondisi Mobilnya Dipenuhi Baret, duh!
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit