SuaraSumut.id - Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah menunjukkan ketegarannya menghadapi hujatan publik pasca polemik soal rendang.
Hujatan bertubi-tubi yang menerpanya ternyata tak membuatnya sampai stress. Bahkan, saat ini pendakwah kondang anti mainstream itu tetap bahagia menjalani hidupnya.
Tak mau merasa bahagia sendiri, Gus Miftah membagikan rahasia untuk menjalani kehidupan yang bahagia kepada khalayak melalui akun Instagramnya @gusmiftah.
Dilihat SuaraSumut.id, Kamis (23/6/2022), Gus Miftah mengunggah cuplikan video perjalanannya menuju lokasi dakwah di daerah terpencil, tepatnya di daerah Munaraha, Sulawesi Tenggara.
Lewat video tersebut, Gus Miftah menjelaskan perjuangannya untuk menuju lokasi, bukan suatu hal yang mudah.
Pasalnya, ia mengarungi lautan dengan menumpangi perahu tradisional 'Praju Pasir', kemudian kembali menerjang ombak naik speedboat.
Tak berhenti sampai di situ, Gus Miftah juga menjajal jalan tanah berlumpur untuk menuju lokasi ceramah akbar. Hal ini dilakukan Gus Miftah demi dapat bertemu dengan masyarakat yang mengundangnya.
Dalam keterangan unggahannya, Gus Miftah menyampaikan ada tiga hal penting untuk menjadi bahagia walau di saat situasi sulit, yaitu bersabar, bersyukur dan ikhlas.
"Rahasia kebahagiaan itu ada dalam 3 hal, bersabar, bersyukur dan ikhlas," tulisnya.
Baca Juga: Puluhan Kambing Ditemukan Mati di Sungai, Pemkab Semarang Khawatir Terjadi Pencemaran Air
Ia juga menyampaikan kalau cacian, hinaan, bullyan, merupakan ungkapan rasa cinta dengan cara yang berbeda. Gus Miftah pun mensyukuri adanya itu.
"From A to z, cacian, hinaan, bullyan dari orang itu adalah ungkapan rasa cinta dengan cara yang berbeda, alhamdulillah," sambungnya.
Tak disangka meski sudah membagikan postingan yang mengajak publik untuk bahagia dan selalu bersyukur, masih ada saja warganet yang dongkol.
"Introspeksi dong kenapa ko dibully, kenapa ko ada hinaan?," kata warganet.
"Adat basandi sarak, sarak basandi kitabullah. Kalau tidak tahu tentang adat Sumatera Barat alangkah baiknya cari tahu dulu. Jangan keluarkan narasi yang salah, seolah-olah terzolimi," sambung netizen lainnya.
Sementar itu, ada juga warganet yang melayangkan pujian terhadap Gus Miftah yang tetap berjuang berdakwah meski di daerah terpencil.
"Sehat selalu nggih Gus, yang menghujat gak laku ceramahnya, biarkan saja, hanya orang iri hati kenapa kok tidak bisa seperti Gus Miftah, love you so much Gus," tuis warganet.
Kontributor : M. Aribowo
Tag
Berita Terkait
-
Gus Miftah Ditantang Duel Tinju Gara-Gara Rendang, Orang Ini Siap Mati
-
Buntut Tanyakan Agama Rendang, Gus Miftah Ditantang Adu Jotos: Galak Amat
-
Memanas, Warganet Tantang Gus Miftah Adu Jotos Layaknya Pertarungan Tinju Artis, Ngamuk Gegara Rendang
-
Gus Miftah Enggan Dipanggil Ustaz, Warganet Bersuara: Alhamdulillah Bukan Ustaz Saya
-
Ditanya Jika Ada Anjing Bernama 'Gus Miftah', Jawaban Gus Miftah di Luar Dugaan
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Game Survival Android Terbaik 2025-2026, Tantangan Bertahan Hidup Paling Seru di HP
-
Enam Puasa Wajib dalam Islam, Tidak Hanya Puasa Ramadan
-
Munggahan, Tradisi Makan Bersama Jelang Ramadan yang Sarat Makna
-
Harga Emas USB hingga Galeri24 Pegadaian Kamis 12 Februari 2026 Bertahan
-
Kemenag Aceh Perkirakan Awal Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026, Hilal Masih di Bawah Ufuk