SuaraSumut.id - Ustaz Abdul Somad atau UAS memberikan penjelasan mengenai pertanyaan apakah orang yang berkurban boleh memakan daging kurban.
Penjelasan mengenai pertanyaan itu disampaikan UAS lewat postingan video animasi di akun Instagramnya @ustadzabdulsomad_official, pada Rabu (6/7/2022).
Video animasi karya konten kreator digital @taarts_gram itu menunjukkan sosok kartun UAS yang bersapaan dengan salah seorang jemaah.
"Assalamualaikum ustaz, afwan izin bertanya apakah orang yang berkurban boleh memakan daging kurban tersebut ustaz, syukron ustaz," tanya jemaah dalam video tersebut.
"Walaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh, apakah orang yang berkurban boleh memakan daging hewan kurbannya? Karena ada juga orang yang berkurban dia takut," jawab UAS.
UAS mengatakan, bila kurban itu wajib seperti kurban nazar, maka daging hewan kurban tidak boleh dimakan oleh orang yang berkurban.
"Jika kurban itu kurban wajib seperti kurban nazar maka dia tak boleh makan bapak ibu yang bernazar, saya bernazar kalau anak saya ini lulus nanti saya berkurban maka dia tak boleh memakan daging, kurban tersebut bagi semua ke fakir miskin," kata UAS, dilihat SuaraSumut.id, Kamis (7/7/2022).
Namun, bila kurban sunnah maka orang yang berkurban sangat dibolehkan untuk memakan daging hewan kurban.
"Tapi kalau kurbannya itu kurban sunnah kurban kita ini umumnya kurban sunnah, bukan sekadar boleh, afdol, makanlah justru kita disuruh makanlah. Bukan boleh hukumnya justru disuruh makan," ungkap UAS.
Baca Juga: Cerita Joe Taslim Terlibat dalam Proses Kreatif Pembuatan Iklan Televisi
UAS kembali menjelaskan secara sunnah, paling baik untuk memakan bagian hati yang dikurbankan.
"Nabi memakan hati, jadi nanti pulang salat Ied pergi ke masjid tempat penyembelihan habis motong itu minta hatinya, hati hewan kurban itu cuci bersih jangan sampai ada darahnya karena darah itu najis," jelasnya.
"Lalu kemudian dibakar sebentar saja tipis, ada api makan untuk mengambil barokah, itu yang dilaksanakan nabi kalau mau mengikuti sunnah. Andai tidak dibuat tak apa-apa, ini sunnah bukan wajib, bukan rukun, bukan syarat," sambungnya.
Video animasi yang berisi penjelasan mengenai apakah orang yang kurban boleh memakan daging kurban, yang dijelaskan secara komprehensif oleh UAS membuat netizen tercerahkan.
"Syukron ustaz ilmunya," kata nitizen.
"Suka bangett kalau dibikin animasi gini," kata netizen.
Tag
Berita Terkait
-
Kompak dengan Kemenag, Ini Penjelasan UAS Kenapa Idul Adha di Indonesia dan Arab Bisa Beda
-
Pengamat Sebut Megawati Lebih Unggul Bela Warga Negara di Luar Negeri Ketimbang Jokowi, Kasus UAS Jadi Contoh
-
UAS Bahas Antre Minyak hingga Cari Kerja, Publik: Indonesia Dijajah dengan Gaya Baru
-
Pemkot Pariaman Gratiskan Parkir untuk Jemaah Tablig Akbar UAS
-
Tahu Anak Kosnya Sedang UAS, Viral Video Ibu Kos Bagikan Camilan dan Pesan Inspiratif
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Stok Beras Aceh Tembus 123 Ribu Ton, Bulog Pastikan Aman hingga Awal 2027
-
Kebakaran Hebat Landa Pabrik Mainan di Medan Johor, 11 Rumah Terdampak
-
Tersangka Pembukaan Lahan Secara Ilegal di Aceh Timur Ditahan
-
3 Orang Jadi Tersangka Kasus Kematian Pria di Area PT APN Labura
-
Diskusi Dengan Ombudsman RI, Imigrasi Sumut Kedepankan Semangat 'Imigrasi untuk Rakyat'