SuaraSumut.id - Polda Sumut bersama Bea Cukai menemukan 7 koper diduga berisi kosmetik dan obat ilegal asal luar negeri. Diduga kosmetik dan obat itu dibawa ke Indonesia melalui jasa penitipan barang dari luar negeri.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, temuan itu diamankan dari seorang pria bernama yang tak lain satu rombongan dengan keluarga anaknya Ananda Kumar, Jimmy atau Sundar Kumar.
Firman dan Sundar Kumar atau Jimmy satu pesawat saat tiba ke Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.
Naun demikian, polisi belum dapat memastikan kaitannya dengan keluarga Kumar. Kekinian diduga kosmetik dan obat ilegal itu masih disita oleh Bea Cukai Kualanamu.
"Ditemukan ada penumpang yang sesuai Informasi masyarakat membawa kosmetik diduga ilegal sebanyak 7 koper, kasusnya saat ini ditangani bea cukai Bandara, penyidik kita akan terus memantau," kata Hadi, melansir Digtara.com--jaringan Suara.com, Kamis (7/7/2022).
Pihaknya menduga pihak Sundar Kumar dan Kom Hoad alias Firman sama-sama membawa diduga kosmetik ilegal bukan peruntukannya.
Pasalnya, temuan itu didapat setelah mereka lolos X Ray. Sehingga saat itu polisi baru memeriksa mereka setelah lolos dan hendak keluar. Pemeriksaan gagal lantaran pihak Sundar Kumar menolak diperiksa dengan berbagai alasan.
"Kita lihat nanti proses di kepabeanan bandara, kita tunggu. Yang pasti penyidik tidak akan ragu menindak pelaku usaha yang merugikan masyarakat karena ada undang-undang perlidungan konsumen yang harus kita tegakan," kat Hadi.
Diberitakan, penyidik dilaporkan ke oleh Nanda Kumar ke Propam Polda Sumut, Selasa (5/7/2022). Pasalnya, disebut penyidik tidak dapat menunjukkan surat tugas dan KTA saat melakukan pencegatan di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.
Baca Juga: Media Vietnam Terpukau dengan Debut Pratama Arhan Bersama Tokyo Verdy
Peristiwa terjadi pada hari Senin 4 Juli 2022. Kal itu Kumar bersama keluarganya tiba di Bandara Kualanamu.
Usai mengambil bagasi pesawat dan hendak keluar bandara, tiba-tiba dicegat diduga penyidik dari Ditreskrimsus Polda Sumut.
Mereka dicegat lantaran diduga membawa barang ilegal dan hendak diperiksa. Namun, saat diduga para penyidik mau memeriksa, Kumar meminta surat tugas dan KTA.
Keributan pun terjadi. Sang anak sempat merekam keributan dan disaksikan pengunjung dan petugas Bandara Kualanamu.
"Katanya mereka curiga karena ada kosmetik, kalapun ada bukan kewenangan mereka. Kan ada Bea Cukai sudah mengasih lolos kita," katanya.
Bahwa benar anak dan menantunya membawa kosmetik, namun itu hanya dipergunakan untuk keperluan pribadi.
Berita Terkait
-
Penyidik Dilaporkan ke Propam Polda Sumut, Begini Masalahnya
-
Polda Sumut Bantah Penyidik Ditreskrimsus Ambil Paksa Beras di Kilang Padi Deli Serdang, Ini Penjelasannya
-
Penyidik Tingkatkan Status Kasus Roy Suryo Soal Meme Stupa Borobudur ke Tahap Penyidikan
-
Adukan Penyidik Polres Serang Kota, Nikita Mirzani Diperiksa Propam Polri
-
Mangkir dari Pemanggilan Penyidik, Iko Uwais Terancam Dijemput Paksa Polisi
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Kunjungi AMPI Sumut, Zigo Rolanda Siap Bawa Semangat Baru Maju Caketum DPP
-
Ketua DPRD Sumut Erni Diperiksa Polda Sumut, Tegaskan Tak Berkaitan dengan Perkara Dhody Thahir
-
Investasi Syariah Makin Dilirik, BRI Wealth Management Dorong Strategi Diversifikasi
-
Komplotan Pencuri Motor Antarprovinsi Ditangkap di Medan, 71 Kali Beraksi, 2 Ditembak
-
Pemuda 18 Tahun Diamankan Polisi di Simalungun, Lima Paket Ganja Ditemukan