SuaraSumut.id - Warga bernama Ananda Kumar yang melaporkan penyidikan ke Propam Polda Sumut gara-gara dicegat saat keluar dari Bandara Kualanamu, Deli Serdang, mencabut laporannya.
Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Hadi Wahyudi melansir Digtara.com--jaringan Suara.com, Kamis (7/7/2022).
"Rabu 6 Juli 2022 sekitar pukul 17.00 WIB, Kumar mencabut laporannya," kata Hadi.
Hadi mengatakan, alasan Kumar mencabut laporan karena saat kejadian keluarganya dalam keadaan kelelahan.
"Alasannya saat petugas hendak melakukan penyelidikan, mereka capek kemudian tidak bisa menggendalikan emosi, hingga akhirnya meluaplah kata-kata yang ada di video itu," kata Hadi.
Soal video keributan yang beredar, kata Hadi, belum ada permintaan maaf dari Kumar secara tertulis ataupun lisan.
Diberitakan, penyidik dilaporkan ke oleh Nanda Kumar ke Propam Polda Sumut, Selasa (5/7/2022). Pasalnya, disebut penyidik tidak dapat menunjukkan surat tugas dan KTA saat melakukan pencegatan di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.
Peristiwa terjadi pada hari Senin 4 Juli 2022. Kal itu Kumar bersama keluarganya tiba di Bandara Kualanamu.
Usai mengambil bagasi pesawat dan hendak keluar bandara, tiba-tiba dicegat diduga penyidik dari Ditreskrimsus Polda Sumut.
Baca Juga: Benci itu Hal yang Wajar, Berikut Ini 4 Hal yang Harus Diperhatikan!
Mereka dicegat lantaran diduga membawa barang ilegal dan hendak diperiksa. Namun, saat diduga para penyidik mau memeriksa, Kumar meminta surat tugas dan KTA.
Keributan pun terjadi. Sang anak sempat merekam keributan dan disaksikan pengunjung dan petugas Bandara Kualanamu.
"Katanya mereka curiga karena ada kosmetik, kalapun ada bukan kewenangan mereka. Kan ada Bea Cukai sudah mengasih lolos kita," katanya.
Bahwa benar anak dan menantunya membawa kosmetik, namun itu hanya dipergunakan untuk keperluan pribadi.
"Anak-anak saya membawa kosmetik tetapi untuk dipergunakan pribadi," jelasnya.
Ia mengaku, jika barang-barang yang dibawanya melebihi aturan yang ditetapkan Bea Cukai Bandara pasti sudah ditahan.
Tag
Berita Terkait
-
Polda Sumut Panggil Pemilik Kilang Padi yang Viral Tuding Polisi Bawa Paksa Beras
-
Polda Sumut Terima Laporan soal Kejahatan Skimming Nasabah Bank Sumut
-
Penyidik Dilaporkan ke Propam Polda Sumut, Begini Masalahnya
-
Hasil Survei: 81 Persen Warga Puas dengan Pelayanan Polda Sumut
-
KPK Fasilitasi Polda Sumut Periksa Bupati Langkat Terbit Rencana Sebagai Tersangka Kasus Kerangkeng Manusia
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Tiga Kendaraan di Dairi, 2 Bocah Tewas Terlindas
-
15 Nama Lolos Wawancara Calon Anggota Komisi Informasi Sumut, Ini Daftarnya
-
Polisi Tahan Satu Tersangka Lagi Kasus Penganiayaan Maut di Siantar, Mobil Ormas Ikut Diamankan
-
Stok Beras Aceh Tembus 123 Ribu Ton, Bulog Pastikan Aman hingga Awal 2027
-
Kebakaran Hebat Landa Pabrik Mainan di Medan Johor, 11 Rumah Terdampak