Suhardiman
Kamis, 07 Juli 2022 | 13:52 WIB
Presiden Jokowi saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-29 Tahun 2022 di Medan, Kamis (7/7/2022). (Tangkap Layar YouTube Sekretariat Presiden).

SuaraSumut.id - Presiden Jokowi mengimbau masyarakat untuk mengatur jarak antarkehamilan ibu. Hal ini guna memastikan tercukupinya gizi anak dan mencegah stunting atau kekerdilan.

Demikian dikatakan Presiden Jokowi saat berdialog dengan peserta pada acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional ke-29, di Medan, Kamis (7/7/2022).

"Diatur, sehingga ibu sudah pulih, gizinya baik, boleh punya anak lagi," kata Jokowi.

Jokowi bertanya apakah seorang ibu boleh memiliki satu, dua, bahkan tiga anak dalam hidupnya.

"Jadi ibu-ibu ini boleh mempunyai anak satu, boleh? Anak dua, boleh? Anak tiga, boleh?" tanya Presiden.

Peserta terdengar ragu menjawab saat Jokowi mengajukan pertanyaan itu. Ada yang menjawab boleh, dan sebagian lainnya menjawab tidak.

Jokowi mengatakan, seorang ibu boleh memiliki tiga anak. Namun demikian, Jokowi mengimbau agar jaraknya diatur lebih dari tiga tahun dari anak sebelumnya.

"Jangan tiap tahun punya anak. (Diatur) lebih dari tiga tahun. Yang paling penting menyiapkan pendidikannya agar menjadi SDM generasi penerus yang berkualitas," kata Jokowi.

Baca Juga: Oliver Kahn: Cristiano Ronaldo Pemain Luar Biasa, Tapi Tak Cocok dengan Filosofi Bayern

Load More