SuaraSumut.id - Harga mi instan dikabarkan bakal naik tiga kali lipat. Kabar ini menjadi perhatian masyarakat, termasuk di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Salah seorang pedagang mi instan, Ani (47) mengaku hanya bisa pasrah seandainya mi instan naik tiga kali lipat.
"Kalau betul-betul naik ya mau gimana lagi," kata Ani yang berjualan di Jalan Lembaga Permasyarakatan Tanjung Gusta Medan kepada SuaraSumut.id, Kamis (11/8/2022).
Ia mengatakan, harga seporsi mi instan baik goreng maupun kuah adalah Rp 10 ribu. Menurutnya, harga ini sudah tidak mungkin lagi naik.
"Kalau kunaikan harganya menjadi Rp 12 ribu, lari pelanggan," ujar Ani.
Wanita yang sudah lima tahun berjualan mi instan ini mengaku akan memakai cara lain mensiasati kenaikan harga mi.
"Jual mi lokal yang harganya lebih terjangkau untuk menutup mi instan yang naik nantinya. Sama porsilah dikurangi," ujarnya.
Salah seorang karyawan swasta yang ngekos di Medan, Alfi (27) mengaku, bila benar harga mi instan naik maka ia akan beralih ke makanan lain yang lebih terjangkau.
"Mi instan ini senjata terakhir, di penghujung bulan sebelum gajian. Kalau beli nasi Padang harganya sekitar Rp 15 ribu, kalau mi instan harganya Rp 5 ribu udah kenyang," katanya.
Baca Juga: 14 Penambang Ilegal Perkosa 8 Perempuan yang Sedang Rekam Lagu di Tambang Terbengkalai
"Kalau naik tiga kali lipat seperti yang ramai dibicarakan ya mending cari makanan lain, gak beli mi instan lagilah," sambungnya.
Pengamat Ekonomi Sumut Gunawan Benjamin mengatakan, sejak operasi militer Rusia ke Ukraina, harga gandum memang mengalami kenaikan yang cukup signifikan, hampir dua kali lipat kenaikannya.
"Harga gandum yang sempat berada dikisaran 780-an US Dolar per bushel, meroket hingga mendekati 1.300 US Dolar per bushel hanya dalam kurun waktu sekitar dua bulan," ujarnya.
Dikhawatirkan hal ini berdampak pada kenaikan harga produk turunan dari gandum seperti mi instan, tepung, biskuit, roti dan sejumlah produk turunan lainnya.
"Kalau untuk roti sendiri, harganya sudah mengalami kenaikan sekitar 15 perse di bulan Juni lalu. Kalaupun ada rencana kenaikan harga mi instan yang mencapai tiga kali lipat, saya pikir masuk akal," ungkap Gunawan.
Meski begitu, Gunawan mengatakan, rencana menaikkan harga mi instan tiga kali lipat tidak akan dilakukan jika menimbang fluktuasi pada harga gandum tersebut.
Berita Terkait
-
Bukan Tiga Kali Lipat, Segini Kenaikan Harga Mi Instan di Sumsel
-
Harga Mi Instan Naik 3 Kali Lipat? Begini Penjelasan Bos Indofood
-
Viral Penampakan Bintang Iklan Mi Instan dari Zaman ke Zaman, Ada Benyamin Sueb hingga Agnez Mo
-
Begini Caranya Berhenti Ketagihan Mi Instan! Lagian Harganya Juga Mau Naik
-
Beda Pernyataan Mentan, Mendag, dan Bos Indofood Soal Kenaikan Harga Mi Instan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC