“Itu benar-benar di mana bayi saya selesai. Kami hancur karena gadis saya adalah orang yang sangat bahagia, dia bergaul dengan semua orang, dia tidak memilih siapa pun, ”kata Mendoza. “Kami memiliki banyak orang di peternakan yang mendukung kami karena dia dihargai.”
Keluarga itu berencana mengirim Camila ke hari pertamanya di taman kanak-kanak minggu ini.
Sertifikat kematian pertama yang diperoleh orang tuanya mencantumkan penyebab kematian Camila hanya karena dehidrasi, sedangkan yang kedua mencatat dehidrasi, edema serebral, dan kegagalan metabolisme.
“Yang saya inginkan adalah keadilan ditegakkan. Saya tidak punya dendam terhadap dokter [yang] melakukan [tindakan] ekstrim,” katanya. “Saya hanya meminta dokter, perawat, dan direktur diganti agar tidak terjadi lagi.”
Kasus memilukan sedang diselidiki oleh Jaksa Agung Negara Bagian San Luis Potosi Jose Luis Ruiz, yang mengkonfirmasi bahwa otopsi sedang berlangsung. (Suara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Dandim Minta Maaf Atas Dugaan Oknum TNI Aniaya Warga Labura, Tegaskan Proses Hukum Berjalan
-
Amuk Warga Labura, Kantor Agrinas Palma Dibakar Massa, Buntut Warga Tewas Dianiaya
-
Ratusan Kios di Pasar Parluasan Pematangsiantar Terbakar, Api Muncul dari Area Ini
-
Cuaca Ekstrem Terjang Sumut, 13 Rumah Rusak di Deli Serdang dan Gunungsitoli
-
USU Buka Pendaftaran Pascasarjana, Cek Jadwal dan Syarat S2-S3