“Itu benar-benar di mana bayi saya selesai. Kami hancur karena gadis saya adalah orang yang sangat bahagia, dia bergaul dengan semua orang, dia tidak memilih siapa pun, ”kata Mendoza. “Kami memiliki banyak orang di peternakan yang mendukung kami karena dia dihargai.”
Keluarga itu berencana mengirim Camila ke hari pertamanya di taman kanak-kanak minggu ini.
Sertifikat kematian pertama yang diperoleh orang tuanya mencantumkan penyebab kematian Camila hanya karena dehidrasi, sedangkan yang kedua mencatat dehidrasi, edema serebral, dan kegagalan metabolisme.
“Yang saya inginkan adalah keadilan ditegakkan. Saya tidak punya dendam terhadap dokter [yang] melakukan [tindakan] ekstrim,” katanya. “Saya hanya meminta dokter, perawat, dan direktur diganti agar tidak terjadi lagi.”
Kasus memilukan sedang diselidiki oleh Jaksa Agung Negara Bagian San Luis Potosi Jose Luis Ruiz, yang mengkonfirmasi bahwa otopsi sedang berlangsung. (Suara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil
-
Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online
-
Modus Pura-pura Bantu Anak Wanita yang Sakit, Tukang Parkir di Medan Malah Curi Tas
-
BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar kepada 1.619 Debitur di Jakarta
-
3 Penambang Tewas Tertimbun Longsor di Madina