SuaraSumut.id - SD Negeri nomor 333 Desa Bintungan Bejangkar Baru, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut) kondisinya memperihatinkan.
Sejak beberapa tahun terakhir bangunan yang didirikan sejak tahun 1994 itu tidak dapat dipergunakan lagi untuk tempat belajar mengajar, bahkan bisa membahayakan siswa
Dari enam ruangan kelas, hanya tiga ruangan yang bisa digunakan. Sedangkan tiga ruangan lainnya mengalami kerusakan yang cukup parah sejak beberapa tahun lalu.
"Sekolah kita ada delapan ruangan, satu ruangan gudang dan satu ruangan kantor. Sedangkan enam lagi untuk ruangan kelas belajar. Yang rusak parah itu ada empat ruangan, yaitu tiga ruangan kelas dan satu gudang," kata Kepala SDN nomor 333 Annaita Siregar melansir Antara, Sabtu (17/9/2022).
Annaita mengatakan, kerusakan bangunan dikarenakan kondisinya yang telah lapuk. Saat ini hanya ruangan kelas 4,5 dan 6 yang masih bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
"Untuk siswa kelas 1, 2 dan 3 harus ikut membaur di ruangan kakak kelas mereka. Ruangan yang masih bisa dipakai kita pasangi sekat untuk pembatas antarkelas," ungkapnya.
Dirinya mengatakan kondisi sekolah sudah sering dilaporkan ke Dinas Pendidikan Madina. Namun demikian, hingga saat ini belum terlihat adanya respons dari pihak pemerintah daerah.
"Kondisi sekolah ini sudah sering kita laporkan kepada Dinas Pendidikan, bahkan sebelum-sebelumnya sekolah ini juga sudah sering ditinjau oleh Kepala Dinas," katanya.
Ia menjelaskan, saat ini ada 120 siswa di sekolah tersebut. Para wali murid merasa khawatir dengan kondisi bangunan yang membahayakan itu.
Baca Juga: Cara Lapor Pajak Online
Namun para pelajar di sekolah itu tetap antusias menimba ilmu di sekolah. Para siswa berharap suasana belajar yang nyaman dan bebas dari kekhawatiran dari ambruknya bangunan.
Korwil 15 Dinas Pendidikan Madina Kecamatan Sinunukan Irvan Rangkuti juga mengaku jika kondisi sekolah itu sudah sering disampaikannya ke Dinas Pendidikan Madina.
"Bangunan itu tidak bisa lagi ditempati. Sudah sering kita laporkan. Sekolah ini dulu juga sudah sering ditinjau Kepala Dinas." ungkapnya.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal, Riswan Halim Batubara mengaku, dengan kondisi sekolah yang mengalami rusak berat sedang dirumuskan untuk menjadi prioritas di tahun 2023.
"Terkait sekolah rusak berat, sedang dirumuskan untuk menjadi prioritas dalam penganggaran tahun anggaran 2023. Intinya Dinas Pendidikan sedang mengupayakan percepatan perbaikan sekolah-sekolah yang rusak berat," katanya.
Berita Terkait
-
Meski Bergelimang Harta, Al-Ghazali Sejak Sekolah Tak Suka Jajanan Mewah
-
Sosok Kombes Setyo Koes Heriyatno, Lulusan Sekolah Anak Ferdy Sambo yang Memaki Mahasiswa dengan Nama Binatang
-
Bocah SD Ditabrak Mobil Pick Up Sepulang Sekolah, Dua Anak Meninggal di Lokasi
-
Usai Kritik Najwa Shihab, Nikita Mirzani Kini Bahas Pelakor: Percuma Sekolah Tinggi
-
Pemkot Pariaman Susun Regulasi Agar Buku KIA Jadi Syarat Masuk Sekolah
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional
-
Polisi Gerebek Gudang Pinang Narkoba di Deli Serdang, Sita 3 Kg Sabu-10 Ribu Ekstasi
-
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026
-
Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama