SuaraSumut.id - Pelaku penganiayaan terhadap kakek Hamzah alias Teger (73) di dalam masjid Al-Mukhlisin di Desa Hutapadang Ulu Pungkut, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Madina, Sumatera Utara (Sumut), masih menjalani pemeriksaan.
Motif S (32) menganiaya korban pun masih misteri. Pasalnya, pelaku masih bungkam kepada polisi.
Kasat Reskrim Polres Madina AKP Edi Sukamto mengatakan, penyidik Satreskrim masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pelaku yang ditahan di Mapolres Madina.
"Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Namun, pelaku sulit dimintai keterangan, tersangka masih bungkam,” jelas AKP Edi Sukamto, Selasa (11/10/2022).
Pihaknya masih terus berupaya mendapatkan informasi dari pelaku untuk ungkap kasus limpahan dari Polsek Kota Nopan ini.
Soal dugaan pelaku alami gangguan kejiwaan, AKP Edi menyatakan bahwa pelaku ini tidak memiliki riwayat gangguan jiwa.
"Hasil pemeriksaan kita, tersangka tidak memiliki riwayat
ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). Kita masih berusaha mengorek informasi dari Tersangka, nantinya pemeriksaan kejiwaan tetap kita lakukan, papar AKP Edi Sukamto.
Informasi yang dihimpun, pelaku dan korban masih memiliki hubungan keluarga. Pelaku sendiri dikeyahui baru datang ke Desa Huta Padang untuk bertemu saudarinya.
Saat kejadian, pelaku sempat teibat cekcok dengan warga yang berada di lokasi. Namun, karena mengeluarkan pisau warga tak berani mendekat dan melerai aksinya. Saksi mata pun langsung keluar dari masjid dan minta pertolongan warga.
Baca Juga: Siswa Kelas 2 SD di Madina Diserang Monyet Saat Jalan Kali Pergi ke Sekolah, Sekujur Tubuhnya Luka
Pelaku sendiri diketahui baru datang ke Desa Huta Padang pada Sabtu (8/10/2022) mengunjungi saudarinya. Dia itu sudah berkeluarga, namun dua minggu terakhir ditinggal istrinya. Antara korban dan pelaku sebetulnya masih ada hubungan keluarga tetapi pelaku tidak tahu
Diketahui, S ditangkap karena menganiaya seorang kakek di dalam masjid saat tengah Salat Ashar. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (8/10/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.
Pelaku datang secara tiba-tiba dan melakukan penganiayaan terhadap korban. Pelaku tanpa banyak tanya langsung mengayunkan pukulan ke wajah dan tubuh korban. Tak hanya itu saja, pelaku juga memijak korban dengan kedua kakinya. Hal itu pun dilakukan berulang kali.
"Akibat penganiyaan itu, korban mengalami luka memar dikening kiri, mengeluarkan darah dari hidung, memar di lengan tangan kiri dan satu buah gigi korban lepas sehingga korban tidak sadarkan diri," terang AKP Edi Sukamto.
Krohan sempat dibawa ke Puskesmas Ulu Pungkut. Namun, nyawa korban tak tertolong. "Setelah menerima laporan kejadian itu, personel Polsek Kotanopan langsung turun ke TKP dan berhasil mengamankan pelaku. Untuk motif masih didalami," pungkas AKP Edi Sukamto.
Atas perbuatannya, warga Aek Marian Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara ini dijerat pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban jiwa dengan ancaman minimal 7 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya
-
150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki