SuaraSumut.id - Mantan anggota DPRD Kabupaten Karo yang terlibat perkelahian di warung tuak hingga menewaskan seorang warga akhirnya ditangkap polisi, Senin(17/10/2022) malam.
Pria bernama Martin Luther Sinulingga (56) itu diamankan setelah sempat kabur usai menikam korbannya Empindonta Sinulingga (34) warga Desa Lingga Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo.
Kasi Humas Polres Tanah Karo Iptu Sahril Lubis mengatakan, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Tanah Karo.
"Sudah diamankan di Polres (Tanah Karo). Dia menyerahkan diri ke Polsek Tiga Panah," papar Iptu Sahril Lubis dikonfirmasi, Selasa (18/10/2022) pagi.
Martin Luther yang juga warga Desa Lingga Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo itu, menyerahkan diri ke Polsek Tiga Panah sekitar pukul 20.30 WIB. Setelah menyerahkan diri, ia langsung diboyong ke Mapolres Tanah Karo.
Terkait dengan motif dibalik perkelahian yang menyebabkan korban tewas, Sahril mengungkapkan masih dalam penyelidikan.
"Sabar ya masih dalam proses sidik oleh Reskrim," pungkasnya.
Diketahui, Martin Luther Sinulingga (56) diburu Polisi setelah berkelahi dan menikam korbannya hingga tewas. Perkelahian itu terjadi di Kedai Tuak Milik Musyawarah Ginting, yang berada si Simpang Lingga, Desa Lingga Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo.
Saat itu, Kamis, 13 Oktober 2022, sekitar pukul 22.00 WIB korban dan pelaku yang tengah minum tuak terlibat perkelahian. Tiba-tiba pelaku menikam korban dengan senjata tajam di bagian perut.
Baca Juga: Menelusur Rumah Pengasingan Bung Karno di Berastagi dan Parapat
"Saksi di lokasi tidak mengetahui apa penyebab keduanya berkelahi. Korban mengalami luka di perut bagian depan kanan di bawah rusuk dan dada kiri. Korbannya meninggal dunia," jelas Iptu Sahril.
Setelah ditusuk, korban dibawa ke RSU Kabanjahe, oleh Saksi dengan menggunakan sepeda motor. Korban sempat mendapatkan penanganan medis oleh dokter jaga UGD. Namun, sekitar 30 menit,sekira Pukul 00.30 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Simpang Empat.
"Pelaku penganiayaan pergi meninggalkan TKP dan sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya. Saat ini masih dalam pengejaran," pungkas Iptu Sahril.
Kontributor : Budi warsito
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
PSMS Medan Gagal Promosi ke Liga 1, Presiden Klub Minta Maaf
-
Daftar 10 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia Kripto 2026, Ini Sosoknya
-
Mau Beli Bitcoin? Ini 10 Aplikasi Terpercaya yang Wajib Kamu Coba
-
Gubernur Bobby Nasution Minta PSMS Medan Promosi ke Liga 1, Jika Gagal Pemprov Ambil Alih
-
Haji 2026, Imigrasi Sumut Kawal Kloter Pertama Embarkasi Medan