SuaraSumut.id - Pemerintah Kota Medan akan mengukuhkan bapak asuh anak stunting (kekerdilan). Hal ini dilakukan untuk mempercepat gerakan gotong royong menurunkan angka stunting.
"Saya ingin kegiatan ini nanti bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya yang terkena stunting," kata Wali Kota Medan Bobby Nasution, dikutip dari Antara, Rabu (26/10/2022).
Pemkot Medan dan Kodim 0201/Medan akan berkolaborasi dengan menyasar langsung anak stunting dan keluarganya untuk meningkatkan gizi tumbuh kembang balita.
Hal itu dilakukan dalam pencanangan TNI manunggal bangga kencana kesehatan terpadu Kota Medan 2022 dan pengukuhan bapak asuh anak stunting Kota Medan 2022 di Kelurahan Belawan 2, Medan Belawan.
Wali kota juga meminta pemetaan bapak asuh anak stunting benar-benar diperhatikan dengan harapan sebelum pencanangan antara bapak asuh dan anak stunting saling bisa bertatap muka.
Data Dinas Kesehatan Kota Medan menyebut hingga Februari 2022 tercatat sebanyak 550 balita penderita stunting tersebar 63 kelurahan di 20 kecamatan.
"Sehingga dengan demikian masyarakat Kota Medan dapat sejahtera, dan target penanganan stunting ini dapat segera dicapai," kata Bobby
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Medan, Suryadi Panjaitan, mengaku pihaknya akan menghadirkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman.
Baca Juga: Ini Jurus Ampuh Pemkab Karawang Tekan Angka Stunting
Berita Terkait
-
Pekan Disiplin Parkir, Bobby Nasution: Jangan Tebang Pilih, Tindak Tegas Pelat Merah dan Hitam yang Melanggar!
-
Tertibkan Parkir Liar yang Bikin Macet di Medan, Bobby Nasution: Penertiban Harus Rutin, Bukan Musiman !
-
Pesan Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut
-
Sambut Hari Raya Deepavali, Pemko Medan Gelar Pasar Murah, Bobby Nasution: Kita Berbagi Antar Sesama
-
Pemkot Medan Lampaui Target Sertifikasi Aset yang Ditetapkan KPK
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Isi Lengkap Surat Edaran Wali Kota Medan Rico Waas soal Daging Babi yang Picu Protes
-
8 Cara Konsisten Baca Al-Qur'an Selama Ramadan
-
Angka Kemiskinan Sumut 7,24 Persen, Masuk 17 Terendah di Indonesia
-
Play-Ins FFNS 2026 Spring: 36 Tim Perebutkan 9 Tiket Menuju Grand Finals
-
Ekosistem Batang Toru dalam Sorotan: Revisi Tata Ruang, Dorongan KSN, dan Zona Merah