Scroll untuk membaca artikel
Riki Chandra
Minggu, 13 November 2022 | 17:10 WIB
Tokoh agama dan Kaporestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda menginterogasi tersangka penistaan agama. [Suara.com/M Aribowo]

"Karena kita ketahui, RS melakukan pelecehan terhadap tuhan salah satu agama yaitu Islam. Bahkan dia (mengucapkan) akan menguliti (Tuhan) Allah," ungkapnya.

MUI Kota Medan mengimbau kepada masyarakat Medan, jangan memberi komentar kepada agama orang lain. Apalagi didasari pada ketidaktahuan.

"Dalam islam secara tegas dikatakan kita dilarang mencela agama lain. Saya kira di agama lain pun seperti itu. Saya berharap kasus ini bisa dituntaskan agar tidak menimbulkan persepsi di masyatakat," sebutnya.

PGI Kota Medan Meminta Maaf kepada Umat Islam

Baca Juga: Bobby Nasution Unggah Poster Selamat Hari Pahlawan, Warganet Malah Salfok ke Kucing Oyen

Sementara, Ketua PGID Kota Medan, Pendeta Erwin Tambunan sangat menyesalkan pernyataan RS yang telah menista agama Islam.

"Atas nama PGI dan masyarakat kristen Kota Medan kami mohon maaf kepada saudara kami umat muslim yang ada di Medan. Kami punya tanggungjawab moral untuk meminta maaf. Kami juga menyerahkan proses hukum yg akan dilakukan oleh Polrestabes," katanya.

"Supaya jangan ada lagi pernyataan-pernyataan seperti ini, ke depan PGI akan mengefektifkan kegiatan-kegiatan kerohanian. Untuk membimbing dan membina supaya tidak ada lagi yang menyakiti hati para pemeluk agama lain agar Medan tetap rukun dan berkah," tambahnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kota Medan, Ilyas Halim menambahkan, ada tiga hal yang tak boleh disinggung dalam merawat kerukunan antar-umat beragama.

Pertama, tidak boleh membicarakan akidah orang lain apalagi kalau tidak paham. Kedua, tidak boleh membicarakan keturunan orang dan ketiga, tidak boleh menyinggung budaya orang lain.

Baca Juga: Profil Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman, Dipanggil Majelis Kehormatan Partai Gerindra Gegara Foto Bareng Anies!

"Apabila ini bisa dijaga insyaallah Medan akan aman dan berkah. Kami juga minta agar masyarakat tenang jang ada lagi statement yang macam-macam. Mari sama-sama menjaga kerukunan," tukasnya.

Load More