SuaraSumut.id - Komitmen dan keseriusan Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam menangani persoalan stunting tak diragukan lagi. Kerja keras menantu Presiden Jokowi ini disertai kolaborasi yang dilakukan membuahkan hasil positif.
Hanya dalam kurun waktu 2 bulan hingga Oktober 2022, jumlah anak stunting di Kota Medan, turun menjadi 364 dari sebelumnya berjumlah 550 anak.
Selain menetapkan sejumlah program dan anggaran, baru-baru ini Bobby juga dikukuhkan sebagai Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) Kota Medan bersama seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.
Pengukuhan dilakukan langsung Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman selaku Duta BAAS Nasional di Belawan beberapa waktu lalu.
Pengukuhan ini dimaksudkan agar penanganan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang, sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak berjalan maksimal lewat perhatian dan pendampingan kepada masing-masing anak penderita stunting.
Apalagi Bobby Nasution juga telah menginstruksikan agar seluruh pimpinan OPD yang menjadi bapak asuh menyisihkan Rp 500 ribu setiap bulannya untuk bantuan asupan nutrisi dan gizi kepada anak penderita stunting tersebut.
"Bantuan akan diberikan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota Medan dalam bentuk makanan. Mudah-mudahan hal ini bisa efektif kami lakukan. Laporkan setiap bulannya kepada orang tua asuhnya, sehingga terlihat perkembangan anak stunting yang mereka bina. Ini akan direport selama 6 bulan," kata Bobby.
Suami Kahiyang Ayu ini juga mengatakan, apabila dalam 6 bulan sudah keluar dari kategori stunting, selain asupan nutrisi, Pemkot Medan juga akan memberikan bantuan ekonomi kepada orang tuanya dan pengetahuan. Sehingga apabila masih berkeinginan memiliki anak, mereka dapat mencegah sehingga tidak terkena stunting.
Lusty Ro Manna Malau, pendiri komunitas Perempuan Hari Ini Kota Medan menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kerja keras Bobby Nasution dalam menangani dan mengangkat stunting sebagai persoalan penting yang harus segera diselesaikan, termasuk dengan program BAAS. Langkah yang dilakukan ayah tiga anak itu dinilai menurunkan angka stunting.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Tren Positif Bareng Unai Emery Berlanjut, Aston Villa Bungkam Brighton 2-1
Meski angka stunting turun, namun Lusty berharap agar Pemkot Medan harus tetap melakukan upaya pencegahan sehingga ke depannya stunting tidak lagi menjadi masalah di masyarakat urban.
"Jika keberhasilan dalam penanganan stunting ingin mencapai optimal, maka dana yang dianggarkan perlu dialokasikan dalam bentuk edukasi kepada orang tua secara rutin. Lalu, kaderisasi dan edukasi anggota posyandu serta dukungan dana pada puskesmas serta posyandu dalam melayani ibu dan anak juga perlu dilakukan," bilang Lusty.
Pendiri komunitas yang menjadi wadah berbagi, belajar dan berdiskusi untuk perempuan muda di Kota Medan ini menambahkan, jika memungkinkan perlu dilakukan pemantauan rutin terhadap posyandu-posyandu yang ada dengan mengaktifkan kembali layanan timbangan rutin pada bayi dan balita.
"Selain itu, konsultasi ibu, tips makanan pengganti air susu ibu (MPASI) yang ramah gender serta pengisian kartu rutin catatan kesehatan bagi ibu yang memiliki anak. Artinya, upaya pencegahan perlu diperkuat," katanya.
Berita Terkait
-
Kolaborasi Bobby Nasution dengan Kementerian PUPR Berbuah Program Penanganan Banjir Rob dan Kemiskinan di Belawan
-
Bobby Nasution Buka Akses dan Beton Jalan yang Berpuluh Tahun Ditutupi Bangunan Liar
-
Bobby Nasution Unggah Poster Selamat Hari Pahlawan, Warganet Malah Salfok ke Kucing Oyen
-
Polisi Beberkan Kabar Penangkapan Pemilik Akun yang Hina Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu, Gangguan Jiwa?
-
Hadir ke Peresmian Kafe Baru Milik Babe Cabita, Bobby Nasution: Semoga Kafenya Gak Tutup Lagi Ya, Kan Saya Udah Datang
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Uang Umat Rp 28 M Kembali, Suster Paroki Aek Nabara: Terima Kasih Pak Dasco
-
Liburan Keluarga Makin Hemat? Promo Tiket Tayo Station Diskon 17 Persen Sampai 3 Mei
-
Daftar Promo Makanan Spesial Hari Kartini 2026, Ada Beli 1 Gratis 1
-
Spesial Hari Kartini, Promo Tiket Ancol Rp 121 Ribu untuk Tanggal 26 April
-
BRI Tegaskan Tidak Mentolerir Segala Bentuk Pelanggaran Terhadap Kode Etik dan Ketentuan Perusahaan