Scroll untuk membaca artikel
Suhardiman
Sabtu, 31 Desember 2022 | 11:54 WIB
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda. [Suara.com/M.Aribowo]

Dalam pengamanan malam tahun baru, pihak kepolisian mewaspadai berbagai kerawanan aksi kejahatan yang dapat mengganggu kondusifitas.

Valentino menyampaikan pihaknya mewaspadai aksi tawuran remaja dan gangguan geng motor, di samping aksi kejahatan lainnya.

"Ada 6 titik rawan tawuran dan rawan geng motor saat pergantian malam tahun baru," ungkapnya.

Lokasi itu tersebar di kawasan Medan Denai, Medan Tembung dan juga kawasan Medan Amplas. Untuk mengantisipasi adanya gangguan geng motor maupun aksi tawuran saat malam tahun baru, pihaknya telah menyiagakan personel di berbagai titik tersebut.

Baca Juga: Pasien Covid-19 Disarankan Tak Bebas Bepergian, Prof Tjandra: Waktu Isolasi Mandiri Saja Dipersingkat

"Selanjutnya juga ada kerawanan di lokasi jalur wisata," imbuhnya.

Polrestabes Medan mengimbau kepada masyarakat agar merayakan malam pergantian tahun baru secara efektif.

"Konvoi tidak diperbolehkan saat malam tahun baru, petasan juga. Kami mengimbau masyarakat secara efektif merayakan tahun baru, tidak berbuat berlebihan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain," jelasnya.

Kejahatan paling menonjol di tahun 2022

Valentino mengatakan kejahatan paling menonjol selama tahun 2022, yakni kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebanyak 1.435 kasus. Kemudian pencurian dengan pemberatan (curat) 1.351 kasus, penganiayaan berat (Anirat) 825 kasus.

Baca Juga: Ditanya 'Mana Otakmu', Jawaban Gibran Rakabuming Tetap Santai: Harusnya Jawab Ada di Rumah Makan Padang

"Selanjutnya pencurian dengan kekerasan (curas) 217 kasus," tambah Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa.

Load More