SuaraSumut.id - Tujuh orang polisi tewas dalam penyergapan di wilayah tengah Peru yang dikenal sebagai salah satu pusat produksi kokain dan rumah bagi sisa anggota kelompok pemberontak Maois Shining Group. Kabar itu dilaporkan Polisi Nasional setempat pada Sabtu (12/2/2023).
Serangan terjadi di lembah sungai Ene dan Mantaro di Apurimac - yang dikenal dengan akronim VRAEM - wilayah miskin yang juga disebut "lembah kokain" Peru, yang menjadi penghasil utama tanaman koka.
"Kami berduka atas kehilangan saudara polisi kami yang disergap saat mereka bepergian dengan kendaraan polisi di pusat kota Natividad di Vraem, tempat tujuh polisi tewas dan satu petugas polisi selamat," kata polisi di media sosial Twitter.
Penyiar RPP melaporkan bahwa penegak hukum sedang menyelidiki dugaan keterlibatan kelompok Shining Path dalam serangan mematikan itu.
Kelompok Shining Path berasal dari tahun 1960-an di antara para guru universitas dan mahasiswa dari salah satu departemen Ayacucho Peru yang paling miskin. Pada tahun 1980, kelompok tersebut direorganisasi menjadi kelompok bersenjata dan memulai kegiatan teroris terhadap pejabat pemerintah. Setelah kekalahan di awal 1990-an, kelompok tersebut bergabung dengan pengedar narkoba lokal, menurut otoritas Peru. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Jenazah Polisi yang Tewas di Kepulauan Seribu Dibawa ke Rumah Duka, Penyebab Kematian Misterius
-
Polisi Ditemukan Tewas di Polres Kepulauan Seribu, Polda Metro Jaya Selidiki
-
Polisi Tewas Misterius di Kepulauan Seribu, Kini Diselidiki
-
Brigadir Polisi Tewas Ditembak OTK Saat Hendak Ambil Uang di ATM
-
Ditemukan Tewas di Hotel, Wadirreskrimum Polda Sumbar Diduga Sakit Jantung
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Spesifikasi Oppo A6s, HP Anti Air dengan Harga Mulai Rp 4 Jutaan
-
Warga Ramai Serbu SPBU, Pertamina: Stok BBM Aman, Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying
-
Mantan Kadis Kesehatan Batu Bara Divonis 5 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Dana BTT
-
3 WN Korea Selatan Dideportasi Imigrasi Belawan
-
Lion Parcel Perkuat Infrastruktur dan Layanan di Medan