- Mantan Kadinkes Batu Bara, Wahid Khusyairi, divonis lima tahun penjara atas korupsi dana BTT 2022 oleh PN Medan.
- Terdakwa utama didenda Rp150 juta dan harus membayar uang pengganti kerugian negara senilai Rp710 juta.
- Dua terdakwa lain divonis dua tahun penjara, namun telah melunasi uang pengganti kerugian negara masing-masing.
SuaraSumut.id - Wahid Khusyairi, mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, divonis 5 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan. Wahid terbukti bersalah dalam kasus korupsi dana belanja tidak terduga (BTT) tahun anggaran 2022.
Vonis disampaikan oleh Ketua Majelis Hakim M. Nazir dalam sidang di ruang sidang Cakra IX, Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, pada Kamis, 5 Maret 2026.
“Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Wahid Khusyairi dengan pidana penjara selama lima tahun,” katanya melansir Antara.
Selain pidana penjara, majelis hakim juga menjatuhkan denda sebesar Rp150 juta kepada terdakwa dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 70 hari.
Hakim juga menghukum terdakwa Wahid untuk membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp710 juta.
Apabila uang pengganti tersebut tidak dibayar paling lama satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta benda terdakwa akan disita dan dilelang oleh jaksa untuk menutupi kerugian negara.
“Jika harta benda terdakwa tidak mencukupi untuk menutupi uang pengganti tersebut, maka diganti dengan pidana penjara selama dua tahun enam bulan,” kata Nazir.
Dalam perkara yang sama, dua terdakwa lainnya yakni Ilmi Sani Ramadhan Sitorus selaku Wakil Direktur CV Sakhti Utama dan Chairuddin Siregar selaku Direktur CV Widya Winda masing-masing divonis dua tahun penjara serta denda Rp50 juta subsider 50 hari kurungan.
Hakim membebankan uang pengganti kepada Ilmi sebesar Rp14,7 juta dan Chairuddin Rp5 juta. Namun, keduanya telah melunasi uang pengganti tersebut sehingga tidak perlu menjalani pidana subsider.
Majelis hakim menyatakan perbuatan para terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp1,1 miliar sebagaimana dakwaan subsider jaksa.
Vonis tersebut lebih ringan dibandingkan tuntutan JPU Kejari Batu Bara yang sebelumnya menuntut terdakwa Wahid enam tahun penjara, denda Rp500 juta serta uang pengganti Rp1,1 miliar.
Sementara itu, terdakwa Ilmi dan Chairuddin sebelumnya dituntut masing-masing dua tahun enam bulan penjara serta denda Rp500 juta.
Atas putusan tersebut, majelis hakim memberikan waktu tujuh hari kepada para terdakwa maupun JPU Kejari Batu Bara untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
“Para terdakwa dan penuntut umum diberikan waktu selama tujuh hari, apakah mengajukan banding atau menerima vonis ini,” kata Nazir.
Tag
Berita Terkait
-
Kelompok Mahasiswa Anti Korupsi Desak Revisi UU Tipikor, Ingatkan Pasal Kerugian Negara
-
Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar
-
Terungkap di Sidang Silmy Karim: Kode RAMA untuk Jatah Menteri Rp40 Juta per Minggu!
-
Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M
-
Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta
-
GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11
-
Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional