SuaraSumut.id - Bapak dan anak di Cirebon, Jawa Barat (Jabar) diduga melakukan penganiayaan terhadap warga pakai golok hingga kritis. Akibatnya perbuatannya, KY dan MK ditangkap polisi.
"Pelaku ditangkap saat akan melarikan diri. Salah satunya sudah di atas kapal untuk pergi ke luar daerah. Mereka merupakan bapak dan anak," kata Kapolres Cirebon Kota AKBP Ariek Indra Sentanu melansir Antara, Jumat (17/2/2023).
Ia mengatakan bahwa pelaku diduga sudah memiliki dendam kepada korban. Bahkan 12 tahun lalu KY pernah di tusuk oleh korban.
Peristiwa terjadi setelah MK bersama korban mengonsumsi minuman keras di pos kambling Desa Purwawinangun, Kecamatan Suranenggala, Rabu 15 Februari 2023.
"Pelaku cekcok dengan korban. Selanjutnya pulang ke rumah untuk mengambil golok," ujarnya.
MK lalu membangunkan bapaknya untuk mencari golok. Kemudian KY mengambil golok dan menemui korban.
Pelaku kemudian menebaskan golok yang dibawa ke arah perut, punggung dan lainnya. Korban pun mengalami luka cukup parah dan saat ini mendapat perawatan di rumah sakit.
"MK mengaku bangun tidur sehingga tidak begitu sadar, namun kami masih mendalami motif yang sebenarnya," jelasnya.
Polisi menyita barang bukti golok yang digunakan untuk melakukan penganiayaan kepada korban.
Baca Juga: Link Live Streaming Timnas Indonesia VS Fiji, Malam Ini di Indosiar dan TV Online, Klik di Sini!
"Pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP atau Pasal 351 KUHP dengan ancaman kurungan penjara paling lama sembilan tahun," katanya.
Berita Terkait
-
Miris! 4 Pesilat Jadi Tersangka Penganiayaan Mama Muda, 3 Pelaku Masih Anak-anak
-
Polisi Tangkap 14 Pelaku Penganiayaan Tewaskan Satu Korban Di Perum Raffles Hills Depok
-
Cerita Korban Penganiayaan di Titik Nol Kilometer, Motor Ditabrak Sebelum Terjadi Pembacokan
-
Kecolongan Kasus Penganiayaan dan Pembacokan di Titik Nol Kilometer, Pemda DIY Minta Aparat Usut Tuntas
-
Polisi Sebut Ada Enam Pelaku dalam Aksi Dugaan Penganiayaan dan Pembacokan di Titik Nol Kilometer Yogyakarta
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak