SuaraSumut.id - Beredar video pengakuan korban pencurian mobil yang membeberkan oknum polisi di Polsek Pantai Cermin, Sumatera Utara (Sumut) terima mobil curian. Video itu pun viral di media sosial (medsos).
Dari pantauan SuaraSumut.id, Sabtu (4/3/2023) di akun TikTok @syahrizaltransporter, korban menceritakan jika kasus pencurian mobilnya sudah empat bulan berjalan dan tidak ada titik terang dari Polrestabes Medan.
Mirisnya, korban yang diketahui bernama Syahrizal ini melakukan penelusuran keberadaan mobil Toyota Kijang Innova B 2747 FFF miliknya yang hilang. Ternyata, mobilnya itu dibawa oleh seorang oknum polisi berinisial DP.
"Di Medan ada ini kasus polisi menerima mobil curian inisialnya DP di Polsek Pantai Cermin. Lalu mobil curian itu punya saya yang dicuri jadi ini laporan saya di Polrestabes Medan sudah empat bulan nggak diproses," katanya.
Baca Juga: Blak-blakan Pengedar Narkoba di Toraja : Kami Berani Begini karena Dihubungi dari Bawah, Polres
Syahrizal bahkan menuding kalau Aipda DP anggota Polsek Pantai Cermin juga menjualkan mobil curiannya. "Gak ada titik terangnya terus mobil yang diterima sama anggota Polsek itu dipasarkan kembali untuk dijualkan di black market," ujarnya.
Korban memohon bantuan kepada Kapolda Sumut, Kapolri hingga Presiden Joko Widodo untuk membantunya menuntaskan kasus pencurian mobil yang dialaminya.
"Masa iya polisi menerima mobil curian tanpa BPKB malahan mau dijual kembali tapi gak diproses-proses pak," sambungnya.
Kapolsek Pantai Cermin Iptu M Tambunan membenarkan bahwa Aipda DP, oknum yang dituding membawa mobil curian itu merupakan anggotanya.
"Sekarang sudah diproses di Propam Polda (Sumut) dan juga sudah koordinasi dengan Propam Polres Sergai," katanya.
Baca Juga: Aktivitas Masyarakat Dipastikan Tetap Berjalan Selama F1 Powerboat
Kapolsek menjelaskan dari pengakuan Aipda DP, dia berteman dengan pelaku yang merupakan adik kandung korban. Aksi pencurian ini terjadi pada bulan Oktober 2022 di rumah korban di Kecamatan Percut Sei Tuan.
Berita Terkait
-
Komisi Hukum DPR Endus Ada Ketidakberesan Vonis Bebas Oknum Polisi di Kasus Pencabulan Anak Papua
-
Ria Ricis Pernah Jadi Korban Pungli Oknum Polisi Depok, Uang Rp10 Juta Raib
-
Tak Hanya Rakyat Biasa, Ria Ricis Juga Kena Pungli Saat Melaporkan Akun Haters!
-
Sindiran Abdur Arsyad Buat Polisi Viral yang Iseng Main Strobo Sambil Ketawa-Ketiwi
-
Brigadir DW dan Bripka RP Dijatuhi Demosi Selamas 5 Tahun Buntut Pemerasan Terhadap Penonton DWP
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Pria Bunuh Pacar dan Kubur Jasadnya di Kebun Sawit Labusel, Cemburu Korban Dijodohkan
-
Pukul Polisi saat Ditangkap, Maling Motor di Medan Diberi "Hadiah Lebaran"
-
Gunungsitoli Diterjang Banjir, Ratusan Jiwa Terdampak dan Puluhan Rumah Terendam
-
Polres Padang Lawas Tes Urine Dadakan di Arus Balik Lebaran 2025, Ini Tujuannya
-
Pemprov Sumut Target Peremajaan Sawit Rakyat 11.000 Hektare, Ini Alasannya