SuaraSumut.id - Kasus penculikan balita menggegerkan warga yang bermukim di Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).
Balita berusia 14 bulan berinisial MA menjadi korban penculikan. Diduga pelaku adalah tetangga korban sendiri yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) berinisial A dan istrinya R.
Penculikan terhadap MA terjadi pada Senin (3/4/2023). Modus pasutri ini datang ke rumah korban dengan meminjam sepeda motor.
"Modus pelaku meminjam sepeda motor membeli makanan," kata Endah, ibu korban lewat keterangan tertulis kepada suarasumut.id, Kamis (6/4/2023).
Dirinya mengaku saat meminjam sepeda motor, pasutri itu juga mengajak korban untuk ikut membeli makanan. Namun, setelah ditunggu-tunggu dari siang hingga malam, sepeda motor korban dan anaknya tidak kunjung kembali.
"Pasuti itu baru menempati rumah sewa (persis di samping rumah korban) selama dua pekan," ujar Endah.
Orangtua korban lalu melaporkan kejadian ini ke Polsek Batang Kuis dan menyebarkan informasi penculikan anak ini ke media sosial (medsos).
Polisi pun melakukan pencarian untuk menemukan pasutri yang diduga menculik anak dan sepeda motor korban.
Setelah berhari-hari melakukan pencarian, pihak keluarga akhirnya menemukan titik terang keberadaan Balita malang tersebut.
Baca Juga: Telkom Segera Integrasikan IndiHome ke Telkomsel
Hal ini bermula ketika salah seorang pengguna Facebook Yulisam Warni mengunggah foto balita itu. Dalam narasinya menyebutkan ada orang yang menitipkan balita itu ke Panti Asuhan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
"Alhamdulillah, Ramadhan memang bulan berkah, orang berlomba-lomba untuk berbagi terutama ke Panti Asuhan Putra Muhammadiyah, tidak hanya berupa makanan dan minuman, yang menarik perhatian adalah seorang anak laki-laki yang berusia lebuh kurang 1 tahun juga diantar ke Panti," tulisnya.
Sontak saja netizen yang mengenali balita tersebut lalu memberitahukannya kepada orangtua korban dan ternyata benar balita itu merupakan MA.
Kapolsek Batang Kuis AKP Syahrizal ketika dikonfirmasi membenarkan kalau balita yang hilang sudah ditemukan.
"Iya sudah ditemukan, orangtua dan anggota Polsek berangkat ke sana (Sumbar)," katanya lewat selular.
Syahrizal menjelaskan untuk pelaku penculikan dan pencurian motor saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Berita Terkait
-
Hari Ini Anak Cewek Dugaan Penculikan via Facebook Tiba di Jakarta, Terdampar di Pulau Kalimantan
-
4 Rekomendasi Film Korea Bertema Penculikan yang Terlalu Seru Dilewatkan!
-
Dipicu Isu Penculikan Anak, 10 Orang Tewas saat Kerusuhan di Wamena
-
Viral Pelaku Penculikan di Sulawesi Utara Tantang Hakim Minta Ditembak Mati: Kalo Seumur Hidup Kita Tidak Mau!
-
Viral Video Penculikan di Kubu Raya, Begini Kata Polisi
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan