SuaraSumut.id - Pawai karnaval dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), diwarnai kericuhan.
Sejumlah remaja malah terlibat tawuran dengan saling melempar batu dan adu pukul di lokasi pawai karnaval. Video tawuran remaja ini beredar di media sosial dan menjadi viral.
Dilihat SuaraSumut.id dari akun instagram @visitmadinacom, Kamis (17/8/2023) tampak sejumlah remaja laki-laki yang berada di lokasi pawai, berlarian mengejar kelompok remaja lainnya.
Para remaja ini mengejar sambil membawa batu dan kayu di jalanan lokasi pawai karnaval. Tampak dalam video, sejumlah remaja dengan beringas melakukan pengeroyokan kepada salah seorang remaja lainnya.
Akibat adanya tawuran ini, sejumlah warga yang berada di lokasi menjadi panik. Teriakan histeris dari emak-emak pun terdengar.
Tak lama berselang, petugas kepolisian dibantu TNI lalu datang melerai remaja yang terlibat baku hantam. Belum diketahui penyebab remaja ini tawuran.
"Kericuhan 17-an di Karnaval sampai berkelahi," tulis dalam video yang diunggah.
Video tawuran remaja saat Hari Kemerdekaan di Madina ini seketika mendapat kecaman dari warganet.
"Hmmmm... Mirisss yahhh !!! Remaja-remaha yang seharusnya ikut serta dan bersemangat merayakan hari kemerdekaan, malah bersemangat ikut tawuran," tulis warganet.
"Kreatif mereka, karnaval dengan pertunjukan yang sangat menjiwai peran masing-masing ketika berperang," sindir warganet lainnya.
"Norak," kecam warganet.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Dua Kelompok Remaja Niat Tawuran di Perbatasan Palembang, Puluhan Kedapatan Bawa Celurit
-
Pelajar di Jaktim Siram Temannya Pakai Air Keras, Polisi: Dendam karena Kerab Diejek Saat Tawuran
-
Sebut Siswa SMK di Jaktim Korban Air Keras Sudah Janjian Tawuran Lewat Medsos, Polisi: Kami Pahamlah Bocah-bocah Begitu
-
Pelaku Duel Maut Tawuran di Palembang Serahkan Diri, Pelajar Masih di Bawah Umur
-
BREAKING NEWS! Dua Aksi Tawuran Pecah di Palembang, Satu Pelajar Tewas Dengan Luka Tusuk Celurit
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya
-
150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki