SuaraSumut.id - Persoalan narkoba yang sudah sangat meresahkan tampaknya mulai menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Pada Senin 11 September 2023, Jokowi memanggil Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI M.Hassan dan Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi untuk rapat terbatas (ratas) mengenai pemberantasan narkoba.
Usai menghadiri rapat bersama Jokowi, Polda Sumut menangkap empat orang pelaku peredaran narkoba yang dikendalikan seorang narapidana berinisial S.
Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi mengatakan, S merupakan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta Medan. Narkoba ini diedarkan para pelaku ke beberapa daerah, seperti Kota Medan, Binjai, Labuhanbatu hingga Jakarta.
"Saudara S sebagai pengendali sekaligus mengatur bagaimana sabu-sabu ini bisa masuk ke Medan, Binjai bahkan sampai ke Jakarta," katanya dalam konferensi pers di Polresta Deli Serdang, Rabu (13/11/2023).
Agung Setya menjelaskan S merupakan narapidana kasus sabu-sabu yang ditangkap Polrestabes Medan. Dalam kasus itu, S divonis penjara seumur hidup. Meski sudah mendekam di jeruji besi, namun S tetap bisa mengedarkan sabu.
"Saudara S di Lapas bergaul dengan V yang sudah keluar. Yang kemudian bagian dari jaringan pengedaran narkoba yang tadi saya sebutkan," uangkap Agung.
Setelah bebas V menjadi kaki tangan S untuk menyimpan, mendistribusikan narkoba dan pengelola keuangan. Ia dibantu oleh I, RJ, dan A.
"Keempat pelaku memiliki peran berbeda-beda. Ada yang menjaga gudang, ada dua gudang sudah gerebek dan kita dapatkan barang bukti di daerah Johor dan di Simpang Limun. Dari gudang ini diedarkan di Kota Medan sekitarnya," cetusnya.
Dalam penungkapan ini, kata Agung Setya, petuga menyita barang bukti 2 kg sabu, 4.250 butir pil happy five, empat bungkus sabu seberat 50,10 gram, 220 butir pil ekstasi. Kemudian empat unit ponsel, timbangan elektrik, uang senilai Rp 1 miliar, 2 unit mobil dan 1 unit rumah.
"Ini gambaran dari satu jaringan saja yang bekerja di sekitar Medan," jelas Agung Setya.
Agung Setya mengatakan bahwa Polda Sumut dan jajaran berkomitmen memberantas narkoba. Ini menjadi agenda prioritas Polda Sumut untuk menjadikan narkoba sebagai musuh narkoba.
Dalam 1x24 jam, kata Agung, 12 Polres telah melaporkan penangkapan terhadap para pelaku pengedar maupun pengguna. Total ada 45 orang yang ditangkap. Rinciannya 7 orang pemakai dan 38 pelaku jaringan baik pengedar, pendistribusian dan lain sebagainya.
"Barang bukti 4,1 kg sabu, 56 kg ganja, 103 butir ekstasi, 15 bong alat isap, timbangan digital 3 buah dan uang tunai Rp 7,7 juta. Pemberantasan sedang berjalan," kata Agung.
Kontributor : M. Aribowo
Tag
Berita Terkait
-
Buru Kasus Narkoba, Polisi Malah Tangkap Warga Simpan Senpi Bentuk Pulpen
-
Biodata dan Profil Adelia Putri Salma, Selebgram Ratu Narkoba yang Masuk Jaringan Fredy Pratama
-
Bak Pablo Escobar, 6 Fakta Kejahatan Fredy Pratama: Sindikat Narkoba Terbesar Indonesia
-
Jejak Bisnis Narkoba Fredy Pratama sampai Dijuluki 'Escobar Indonesia'
-
Sepak Terjang Fredy Pratama dalam Jaringan Bisnis Narkoba Rp51 Triliun
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Terkini
-
Jangan Dibuang! Biji Delima Ternyata Punya Banyak Manfaat Kesehatan
-
Free Fire Hadirkan Event Storm Arena Jelang FFWS Global Finals 2026 Bangkok
-
Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap, Diduga Lecehkan Dua Anak di Bawah Umur
-
Banjir Aceh Selatan Meluas, 205 Warga Mengungsi dan 794 Jiwa Terdampak
-
Baru Keluar Kamar Mandi Kos, Wanita di Medan Disekap Begal