SuaraSumut.id - Polisi menangkap JP, oknum sekuriti PTPN IV di Kebun Sosa pada Kamis 28 September 2023 lalu. JP ditangkap di rumahnya di Desa Gunung Baringan, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara.
Dalam penangkapan itu, petugas menemukan narkoba jenis sabu. Kekinian JP masih ditahan guna pemeriksaan lebih lanjut.
Manajemen PTPN IV pun buka suara soal itu. Manajer Kebun Sosa Sutres memastikan tindakan JP tidak berkaitan sedikitpun dengan perusahaan.
Oleh karena itu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada aparat agar diusut tuntas.
"Perusahaan sama sekali tidak berkaitan. Apa yang diduga dilakukan JP berada di luar statusnya di PTPN IV," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (3/10/2023).
"Jika kelak terbukti bersalah, maka tindakan JP murni menjadi tanggung jawab pribadinya," sambungnya.
Di sisi lain, perusahaan tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi berat terhadap JP jika terbukti melanggar hukum.
Asisten SDM dan Umum Kebun Sosa Jaka Lumbanraja menambahkan, sanksi tersebut akan diterapkan perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selama ini, kata Jaka, perusahaan menaruh perhatian serius terhadap persoalan narkoba karena menebar ancaman serius bagi generasi bangsa.
Berkat komitmen dan dukungan penuh terhadap pemberantasannya, perusahaan berulang kali memeroleh penghargaan dari BNN. Penghargaan teranyar diraih pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2023.
"Perusahaan mendukung penuh pemberantasan narkoba. Karena itulah perusahaan tidak memberi toleransi sedikitpun bagi siapa saja yang terlibat. Kami mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada polisi," kata Jaka.
Berita Terkait
-
Pria di Asahan Ditemukan Tewas Usai Lompat ke Sungai Saat Polisi Gerebek Lapak Narkoba
-
Sinopsis Film Korea Terbaru 'Believer 2', Usut Kasus Narkoba yang Belum Usai
-
Pelayan Pedagang Bakso Jadi Pengedar Narkoba di Serang, Terancam 5 Tahun Penjara
-
Kabar Rumah Tangga Ammar Zoni dan Irish Bella usai Kasus Narkoba, Benar di Ujung Tanduk?
-
Kecanduan Narkoba dan Judi Online, Pria di Kubu Raya Nekad Curi Kotak Amal Masjid
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
BRI Percepat Transformasi Digital, Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS Tumbuh Pesat
-
Sadis! Begal di Medan Bacok Korban 8 Kali Demi Rampas Uang Rp900 Ribu
-
Heboh Jasad Bayi Ditemukan di Binjai, Polisi Turun Tangan
-
Polisi Tersangka Dugaan Korupsi Bansos Ditahan di Lapas Kotapinang
-
Anggota TNI Meninggal saat Bantu Kejar Pengedar Narkoba