SuaraSumut.id - Polda Sumatera Utara (Sumut) kembali membongkar sindikat jaringan narkoba yang dikendalikan oleh narapidana (napi) di Rutan Tanjung Gusta.
Dalam pengungkapan itu, polisi menangkap enam orang pelaku dengan barang bukti 45 kg sabu (methampetamine). Barang haram ini diduga dipasok dari Malaysia, dan diedarkan di Aceh, Medan hingga ke Lampung.
"Ada 6 pelaku yang ditangkap dengan peran yang berbeda-beda, mulai dari penjemput, perantara hingga pengendali," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi kepada SuaraSumut.id, Minggu (8/10/2023) malam.
Hadi menjelaskan keenam pelaku yang ditangkap berinisial S, MM, MR, TM, NF, dan N lias Agam seorang napi di Rutan Tanjung Gusta.
Pengungkapan peredaran narkoba ini berawal pada Selasa 3 Oktober 2023. Personel Ditresnarkoba Polda Sumut menghentikan satu unit mobil Daihatsu Terios di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, Aceh.
"Usai dihentikan, petugas mengamankan dua orang laki-laki bernama S dan MM. Keduanya berperan sebagai penjemput, " ujarnya.
Dari penggeledahan di dalam mobil, kata Hadi, petugas menemukan total barang bukti 45 kg sabu yang dikemas dalam dua goni plastik. Usai menangkap keduanya, polisi terus melakukan pengembangan ke mana barang haram ini akan dibawa.
"Kedua pelaku mengaku memperoleh sabu dari seorang yang tidak dikenalnya atas suruhan W (sedang diburu) di Simpang Opak, Kabupaten Aceh Tamiang. Narkoba ini akan diserahkan kepada MR di Peurlak," ucapnya.
Petugas kemduian melakukan control delivery. Saat 45 kg sabu dibawa ke Jalan Lintas Medan-Banda Aceh, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, tepatnya di Masjid Baitul Alue Tho, polisi menangkap dua orang pelaku lainnya.
Baca Juga: Janji Eks Mentan SYL ke Jokowi: Koperatif Hadapi Proses Hukum
"Dua pelaku yang ditangkap MR dan TM. Kedua berperan sebagai perantara," cetusnya.
Polisi terus melakukan pengembangan dan kembali menangkap tersangka NF yang berperan sebagai penjemput 45 kg sabu di pinggir Jalan Lintas Medan-Banda Aceh, Langsa.
"NF inilah yang akan membawa sabu dengan tujuan ke Lampung. Narkoba akan diserahkan kepada seorang yang tidak dikenalnya di Lampung atas suruhan Agam," ungkap Hadi.
Usut punya usut, sosok Agam ini yang menjadi pengendali peredaran sabu ternyata seorang napi di Rutan Tanjung Gusta yang sedang menjalani hukuman dengan vonis 17 tahun penjara. Dirinya sebelumnya ditangkap BNN atas kasus peredaran 10 kg sabu.
Hadi melanjutkan Polda Sumut lalu bergerak melakukan penangkapan terhadap Agam di Rutan Tanjung Gusta.
"Agam ditangkap pada Rabu 4 Oktober 2023 di dalam Rutan dengan barang bukti 1 unit handphone," bebernya.
Berita Terkait
-
Deretan Artis yang Terseret Kasus Narkoba Fredy Pratama, Ada Penyanyi Top!
-
Profil Wi Ha Joon, sang Bandar Narkoba di Drama Korea The Worst Evil
-
Angela Lee Terseret Kasus Gembong Narkoba Fredy Pratama, Intip Koleksi Tas Mewah Miliknya Yuk!
-
Zul Zivilia Janji Bantu Polisi Ungkap Kasus Gembong Narkoba Fredy Pratama
-
5 Potret Seksi Angela Lee, Artis yang Terlibat Kasus Gembong Narkoba Fredy Pratama Hingga Pernah Terlilit Utang Rp25 M
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas
-
Bebas Produk Tiruan! Beli Masker Wajah Skintific Original di Blibli