SuaraSumut.id - Polda Sumut mengklaim menurunkan ribuan personel terlatih untuk pengamanan tahapan Pemilihan Umum atau Pemilu 2024 di Sumatera Utara.
"Personel terlatih yang diturunkan sebanyak 5.930 orang," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/11/2023).
Selain personel, Hadi mengaku sarana dan prasarana yang disiapkan untuk pengamanan Pemilu, yaitu K9, Jibom, Bus Command and Monitoring yang dikendalikan dari Command Center Operasi Mantap Brata Polda Sumut.
"Langkah ini sebagai komitmen kita mengamankan Pemilu 2024 di Sumut agar berjalan aman, nyaman," ujarnya.
Pengamanan Pemilu 2024 yang dilakukan dalam Operasi Mantap Brata Toba 2023 selama 222 hari, mulai 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024.
Selain itu, Hadi juga mengaku menyiapkan dua tim pengamanan untuk capres dan cawapres pada masa kampanye di Sumut.
"Satu tim diisi sebanyak 27 personel," katanya.
Bawaslu Sumut Komitmen Junjung Tinggi Integritas hingga Profesionalitas
Bawaslu Sumut berkomitmen menjunjung tinggi integritas hingga profesionalitas selama penyelenggaraan Pemilihan Umum atau Pemilu 2024.
Komitmen tersebut disampaikan pada Apel Siaga Pengawasan dan Deklarasi Kampanye Damai untuk Pemilu 2024 di Istana Maimun, Rabu (29/11/2023).
"Fokus utama Bawaslu memastikan semua pihak yang terlibat dalam Pemilu melaksanakan tugasnya secara profesional sesuai undang-undang maupun peraturan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu," kata Ketua Bawaslu Sumut, M Aswin Depari Lubis, melansir Medanheadlines.com.
"Kita juga mengingatkan Aparatur Sipil Negara atau ASN Non TNI dan Polri agar bersikap netral. Kita berkoordinasi dengan stakeholder," ujarnya.
Aswin memastikan tidak ada pelanggaran Pemilu hingga hari kedua kampanye, baik dari anggota partai atau calon legislatif.
"Belum ditemukan adanya pelanggaran," terangnya.
Kegiatan penandatanganan deklrasi kampanye damai dan pawai oleh seluruh perwakilan anggota Bawaslu dari setiap kabupaten dengan rute Istana Maimun - Lapangan Merdeka, dan kembali lagi ke Istana Maimun.
Berita Terkait
-
Beban Kerja Tinggi, Jumlah Komisioner KPU dan Bawaslu Pusat Diwacanakan Bertambah
-
Kronologi Penembakan Maut di Deli Serdang: Mobil Dipepet hingga Korban Tewas Dibrondong Peluru
-
Buntut Ijazah Gibran, Mahfud MD: KPU Harus Diseret ke Pengadilan
-
Mahfud MD: Peradaban Bernegara Dirusak Hanya Karena Meng-Gibran-kan Aturan
-
DPR Desak DKPP Periksa KPU-Bawaslu soal Dugaan Pasal 'Karpet Merah' untuk Gibran
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC