SuaraSumut.id - Event Organizer Jogal Production (JP) buka suara soal polemik yang muncul antara mereka dengan beberapa pihak pada acara Merdeka Rock Fest Kolaborasi 2023.
Polemik itu berujung pada somasi yang dilayangkan oleh LBH Medan. Para musisi rock, juri, talent hingga host yang terlibat dalam acara itu mengaku tak menerima bayaran atau honor dengan penuh.
Perwakilan Jogal Production Enggi Ramadhan mengaku Pemkot Medan tidak ikut serta dalam penyelenggaraan acara musik tersebut.
"Tidak ada kaitan dengan Pemkot Medan. Kami hanya meminta persetujuan Pak Wali karena digelar di Medan," katanya kepada SuaraSumut.id, Jumat (1/12/2023).
Dirinya menjelaskan bahwa Wali Kota Medan Bobby Nasution menyetujui acara tersebut karena kegiatan positif di bidang musik.
"Terkait Piala Wali Kota Medan kita sudah rapat sama komunitas. Mereka menginginkan bagaimana jika dibuat Piala Wali Kota dan kita izin ke Pak Wali," ungkapnya.
"Tapi itu tidak ada terlibat Pemkot Medan, hanya kita sendiri untuk membuat karena di kota Medan, untuk mengapresiasi komunitas musik terutama di genre rock," sambungnya.
Menyikapi somasi dari LBH Medan selama 3x24 jam, pihaknya mengaku tidak tahu apa salah mereka sehingga harus disomasi.
"Kita menyikapinya kenapa kok disomasi, apa salahnya. Kalau dibilang gak bayar, kita sudah membayar, ada buktinya, yang saya bawa untuk pembayaran seperti peralatan kegiatan, pembayaran peserta juga," jelasnya.
Pihaknya juga berencana untuk melakukan pertemuan dengan semua pihak yang terlibat dalam acara itu, termasuk untuk melakukan pembayaran sisa honor.
"Kemungkinan kita ada mau ketemu sama mereka, tapi kita minta mereka membawa data juga, data tertulis di mana yang menyatakan belum dibayar," katanya.
Sebelumnya, acara Merdeka Rock Fest Kolaborasi 2023 yang digelar di Lapangan Benteng Medan, menyisakan polemik. Sebab, penyelenggara event yaitu Jogal Production belum membayar honor ataupun hak-hak dari musisi secara penuh.
Atas kondisi tersebut, sejumlah musisi rock di Medan meminta pendampingan hukum ke Lembaga Bantuan Hukum atau LBH Medan, Kamis (30/11/2023).
Pihaknya LBH Medan kemudian melayangkan somasi kepada penyelenggara dan Pemkot Medan untuk menyelesaikan sisa pembayaran. Bila belum dibayar maka LBH Medan akan membawa permasalahan ini ke ranah hukum.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias
-
Gubsu Bobby Nasution: Pemprov Sumut Bantu Beasiswa 20 Dokter di Kepulauan Nias
-
PSMS Tekuk PSIS 2-1, Gubernur Bobby Nasution Optimistis Ayam Kinantan Menuju ke Super League
-
Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Gubsu Bobby Siapkan Ruang Kreativitas-Pengembangan Bakat Siswa
-
Kolaborasi Kapolri-Gubsu Bobby Nasution, Upaya Pemberantasan Narkoba di Sumut Tambah Kuat
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC