SuaraSumut.id - Hasil debat ketiga Pilpres 2024 yang digelar KPU pada Minggu 7 Januari 2024 malam, capres nomor urut 2, Prabowo Subianto dinilai bisa menguasai jalannya debat.
Pertanyaan yang disampaikan pasangan calon lain dijawab dengan baik. Hanya saja karena waktu terbatas yang diberikan untuk menjawab, Prabowo tidak bisa menjelaskan secara detail.
Bahkan, pertanyaan yang disampaikan ketika menyudutkan Kementerian Pertahanan, Prabowo dengan tegas mengatakan data tersebut keliru.
Oleh karena itu, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Girban Sumut Ade Jona Prasetyo mengajak para relawan untuk bekerja lebih keras lagi memenangkan pasangan ini di Sumatera Utara.
"Kita harus kerja keras lagi," kata Ade Jona dalam keterangan tertulis.
Ade Jona juga mengimbau kepada para relawan dan juga TKD Prabowo-Gibran Sumut untuk tidak menanggapi adanya paslon lain yang menjelekkan pasangan nomor urut dua ini.
"Ada paslon lain yang menjelekkan, jangan ditanggapi," imbaunya.
Dirinya mengingatkan, sisa waktu 37 hari menuju pencoblosan, seluruh tim untuk terus berbuat kepada masyarakat. Konsentrasi merebut simpati masyarakat untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran.
"Waktu kita tinggal 37 hari lagi. Ayo kita berbuat untu masyarakat," tambah pria yang juga menjabat Ketua HIPMI Sumut ini.
Dia menuturkan, saat ini hasil survei menunjukkan elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 50% lebih. Hasil ini tidak membuat seluruh tim terlena dan langsung berdiam diri. Situasi ini harus dilakukan sebaliknya.
"Seluruh tim harus bekerja lebih keras lagi. Prabowo, Gibran menang," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Ariana Grande Pertanyakan Kata Kokopan yang Viral Usai Pidato Prabowo
-
Ekonomi RI Tumbuh 5,45 Persen, Pemerintah Siapkan Bansos dan Stimulus Nataru
-
Wantimpres Diisi Banyak Tokoh Nasional, Prabowo Beri Sanjungan: Ngeri
-
Prabowo Tegaskan Tak Akan Buka Hutan Primer demi Kejar Target Pangan
-
Prabowo Akui MBG Masih Banyak Kekurangan, Instruksikan Bersih-bersih Total
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak