SuaraSumut.id - Peran dan perjuangan para kiai dan ustaz kampung diyakini dapat memenangkap pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.
Hal ini dikatakan Ketua Umum Barisan Pengusaha Pejuang (BPP) Bobby Nasution dalam pembekalan kepada kiai kampung dengan di Demak Green Garden, Jawa Tengah, Sabtu 20 Januari 2024.
"Kita menyentuh para kiai kampung, ustaz kampung yang memang perannya sangat sentral, sangat krusial di tengah masyarakat, di bangsa kita," kata Bobby melansir Antara, Minggu (21/1/2024).
Bobby juga menyoroti program "Kiaiku Pejuangku" yang dapat dilanjutkan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran jika mereka terpilih.
Bobby berharap agar para kiai dan pengurus BPP bersatu dalam memenangkan Prabowo-Gibran. Sebab, dengan kemenangan Prabowo-Gibran, kiai dan ustaz kampung bisa sejahtera.
"Dalam kegiatan ini tentunya harapan kita, doa dan perjuangan. Selain bersama-sama memperjuangkan Prabowo-Gibran, kita juga harus memperjuangkan ustaz-ustaz kampung yang ada di Indonesia," ungkapnya.
Dalam acara tersebut, BPP juga melepas 10 unit minibus yang akan digunakan oleh relawan Kiaiku Pejuangku di seluruh Jawa Tengah.
Ketua Dewan Pembina BPP Akbar Himawan Buchari mengklaim sudah ada ribuan kiai kampung dari lima provinsi yang berpartisipasi memenangkan Prabowo-Gibran. Kelima provinsi tersebut, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, dan Sumatera Utara.
"Khusus di Jawa Tengah saja, sudah ada 574 kiai kampung yang terdaftar, sesuai catatan BPP. Belum lagi para relawan yang angkanya mencapai ribuan," jelasnya.
Ia juga menekankan perhatian dari pasangan calon tersebut terhadap para kiai dan ustaz kampung, yang diharapkan dapat menciptakan kesejahteraan bagi mereka jika terpilih.
"Pak Prabowo dan Mas Gibran itu sangat peduli terhadap para kiai, para ustaz daerah-daerah. Saya yakin jika Prabowo-Gibran terpilih, kiai dan ustaz kampung bisa sejahtera karena akan diperhatikan," tandas Akbar.
Berita Terkait
-
DPR Ngaku Belum Pernah Dilibatkan Pemerintah Bahas Universitas Republik Indonesia
-
Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara
-
Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN
-
Selain Kepala BGN, Prabowo Lantik Gubernur dan Wagub Universitas Republik Indonesia, Apa Itu?
-
Mensesneg Ungkap Alasan Prabowo Tetap Minta Nanik Awasi BGN Meski Mundur sebagai Kepala
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas